Selasa, April 13, 2021
Beranda Berita Ushtuchri: Biaya Hidup Ideal Satu Keluarga di Kota Bekasi Minimal 2 juta...

Ushtuchri: Biaya Hidup Ideal Satu Keluarga di Kota Bekasi Minimal 2 juta di Masa Pandemi

BEKASIMEDIA.COM – Politisi PKB kota Bekasi, H. Ahmad Ushtuchri angkat bicara terkait refoccusing dan realokasi anggaran bantuan sosial bagi warga kota Bekasi yang terdampak pandemi global Covid-19 agar nilainya menjadi lebih ideal.

“Saya mendorong Pemkot Bekasi khususnya untuk kembali me-refoccusing dan merealokasi anggaran supaya nilainya ideal. Untuk biaya hidup satu keluarga di kota Bekasi, saya kira yang ideal itu adalah upah minimum kota minimal di masa pandemi ini 50-60% atau sekitar 2 juta rupiah untuk bantuan kelurga keluarga terdampak Covid-19,” ujarnya kepada bekasimedia, Senin, (27/4/2020).

Bantuan tingkat pusat, provinsi maupun daerah dinilainya harus terus diperbaiki, baik validitas data, cara pendistribusian, kuantitas bantuan, daya jangkau bantuan dan nilai tiap-tiap bantuan dari paket yang diberikan.

“Kita melihat dari pusat ada 600 ribu, dari provinsi Jawa Barat ada 500ribu dan kota Bekasi paling kecil 150ribu rupiah. Saya kira ini perlu dipikirkan nilainya, karena rasanya tidak mungkin apalagi ini di bulan suci Ramadan dengan nilai yang sekecil itu orang kemudian punya pengganti yang setara untuk tidak keluar rumah, hanya mengandalkan bantuan pemerintah,” ujarnya.

Ia menyarankan pemkot mendahulukan penanggulangan jangka pendek, safety net dan juga upaya upaya kesehatan. Oleh karena itu anggaran pengeluaran yang tidak perlu dihilangkan terlebih dahulu dan Pemkot bisa fokus sampai akhir tahun untuk upaya preventif dan kuratif kesehatan dan menanggulangi dampak ekonomi.

“Sehingga ketika pandemi ini sudah selesai kita bisa memastikan ekonomi kita bisa bangkit karena masyarakat kita tetap terjaga kesehatanya dan wabah bisa kita cegah penularannya serta yang paling penting generasi-generasi muda bonus demografi tetap mendapatkan gizi yang baik dan asupan pendidikan yang baik dengan berbagai metode pendidikan baik metode PJJ dan lainnya,” tukasnya.

Hal ini, kata Ushtuchri sangat penting mengingat semua negara di dunia mengalami hal yang sama, “pertanyaannya adalah what next after pandemic?. Negara yang paling prepare merawat rakyatnya merekalah yang bertahan.” pungkasnya. (ADV)

RELATED ARTICLES

Most Popular