fbpx

Pengamat: Persaingan Neneng VS Sa'duddin Akan Menarik!

Bekasimedia- Menjelang Pilkada kabupaten Bekasi 2017 mendatang, persaingan antar calon bupati dan wakil bupati rupanya cukup menarik untuk disimak. Di mata dosen Ilmu Komunikasi President University, Achmad Supardi, persaingan kubu Neneng Hasanah Yasin dan Sa’duddin akan menarik. Karena, kata dia, dibandingkan nama-nama lain yang juga dikabarkan akan maju, keduanya dinilai memiliki kans (peluang) yang lebih baik.
“Sebagai orang yang sama-sama pernah menjabat (Neneng masih menjabat), mereka relatif lebih dikenal. Artinya, kerja-kerja untuk memperkenalkan diri sedikit lebih mudah dibandingkan calon yang benar-benar baru atau belum dikenal,” kata Supardi pada Kamis (16/5).
Menurut pria yang pernah menjadi wartawan dan redaktur koran sore Surabaya Post ini, bagi kubu Neneng, yang posisinya saat ini sebagai Bupati Incumbent sudah pasti menguntungkan. Kesempatan Neneng bertemu masyarakat lebih besar dibandingkan calon lain. Semua keberhasilan kabupaten Bekasi bisa diklaim sebagai keberhasilannya juga. Karena dalam konteks politik, kata Supardi, keberhasilan yang sebenarnya terukur (measurable) bisa menjadi subjektif.
“Semua orang bisa mengklaim berhasil dengan cara mengubah indikator atau mengubah cara pandang. Misalnya, kabupaten Bekasi adalah pusatnya industri utama di Indonesia namun sumbangannya terhadap pendapatan asli daerah Baru “sekian” persen. Nah, “sekian” ini bisa ditafsirkan beragam. Ia bisa dianggap kegagalan karena tidak sebanding dengan potensi optimalnya, namun bisa juga dianggap berhasil karena, misalnya, “sekian” itu adalah pendapatan tertinggi dibanding kabupaten yang selevel,” imbuhnya.
Supardi melanjutkan, di lain pihak, Sa’duddin juga diuntungkan, karena sosoknya cukup dikenal masyarakat.
“Ia bisa melakukan komparasi antara masa pemerintahannya dulu dengan masa pemerintahan Neneng, dan ia bisa mengeksploitasi sektor-sektor di mana ia unggul,” tutur pria berkacamata yang hobi berkebun ini.
Sementara terkait kehadiran Ahmad Dhani, ayah tiga anak ini menilai sosok ini seperti pedang bermata dua. Menurutnya, Ahmad Dhani bisa dimaksimalkan untuk menambah popularitas pasangan Sa’duddin-Dhani, “namun di sisi lain, bisa juga merugikan apabila lawan men-twist dan menyebut Dhani kalah di Jakarta dan hanya menjadi pelarian saja di Bekasi.” papar pria yang pernah mengenyam pasca sarjana pada program study Communications Policy, University of Westminster, London.
Terkait rekam jejak kebijakan kedua politisi ini dalam kaitannya dengan kemajuan kabupaten Bekasi, Achmad Supardi mengaku tidak bisa berkomentar banyak, “bahwa soal pembangunan berkelanjutan, saya belum bisa berkomentar Karena harus meneliti sungguh-sungguh rekam jejak kebijakan mereka,” katanya.
Saat ditanya perihal kriteria pemilih di Bekasi yang konon menurut seorang politisi masih irasional, ia menyatakan tidak bisa menilai langsung bahwa pemilih di Bekasi pasti irasional meskipun memang pengetahuan politik bagi warga masih sangat minim.
“Masyarakat kabupaten Bekasi didominasi oleh penduduk desa dengan lulusan SLTA yang lebih kecil dibanding jumlah anak usia SLTA. Apalagi yang bisa mengakses perguruan tinggi. Melihat profil ini, bisa jadi ada kesenjangan antara keinginan memahami politik dan kemampuan memahaminya. Meski demikian, kita tidak bisa langsung menyebut bahwa pemilih di kabupaten Bekasi pasti irasional.” tandasnya. (dns)

Be the first to comment on "Pengamat: Persaingan Neneng VS Sa'duddin Akan Menarik!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: