BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Advertorial · 25 Feb 2026 13:41 WIB ·

Rawalumbu Masih Tergenang, Oloan Dorong Percepatan Polder


 Oloan Nababan Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan Perbesar

Oloan Nababan Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan

BEKASIMEDIA.COM – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan, turun langsung ke RW 022, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Senin (16/2/2026), untuk memastikan aspirasi warga tidak berhenti sebagai catatan notulen.

Di wilayah yang kerap bergelut dengan genangan dan persoalan infrastruktur dasar itu, Oloan menyerap berbagai keluhan: perbaikan jalan lingkungan, pembenahan saluran air, hingga dukungan nyata bagi kegiatan kepemudaan.

Dalam dialog bersama warga, legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu menekankan pentingnya ruang dan fasilitas bagi generasi muda. Menurutnya, kreativitas pemuda membutuhkan dukungan konkret, bukan sekadar imbauan.

“Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan bagi anak-anak muda. Dengan adanya kegiatan positif, tentu bisa meminimalisir potensi nongkrong yang bersifat negatif,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika ingin lingkungan yang kondusif, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus dilibatkan dan difasilitasi. Di kota penyangga seperti Bekasi, bonus demografi bisa menjadi kekuatan—atau sebaliknya, menjadi persoalan baru jika tak dikelola serius.

Namun isu yang paling mengemuka tetap soal banjir. Oloan mengakui, persoalan genangan di Rawalumbu bukan sekadar saluran mampet, melainkan masalah lintas wilayah yang membutuhkan koordinasi lebih luas, termasuk dengan daerah hilir yang berbatasan dengan Kabupaten Bekasi.

“Kalau hilirnya tersumbat atau menyempit, pengerukan di sini saja tidak akan jadi jawaban tuntas. Harus ada sinkronisasi antar pemerintah daerah, bahkan sampai tingkat provinsi,” tegasnya.

Menurutnya, banjir bukan hanya soal curah hujan, tetapi juga tata kelola dan koordinasi kebijakan.

Sebagai langkah konkret, Oloan mendorong percepatan pembangunan kolam retensi atau polder di wilayah RW 04 Rawalumbu. Fungsinya sebagai “parkiran air” sementara sebelum dialirkan ke hilir. Namun proyek tersebut masih terkendala proses pembebasan lahan. Penetapan lokasi (penlok) telah dilakukan, tetapi tahap berikutnya memerlukan dukungan anggaran dan prioritas kebijakan.

“Pembuatan polder sangat perlu untuk mengurangi debit air. Saat ini baru sampai penetapan lokasi. Selanjutnya kita dorong pembebasan lahan agar anggaran pelaksanaan bisa dihitung presisi oleh konsultan dan dinas teknis,” jelasnya.

Reses ini menjadi momentum bagi Oloan untuk memastikan usulan warga masuk dalam skema penganggaran pemerintah daerah mendatang. Ia menegaskan, fungsi legislatif bukan hanya menyerap aspirasi, tetapi juga mengawal realisasinya.

Di Rawalumbu, warga tak menuntut hal muluk: jalan layak, saluran lancar, pemuda difasilitasi, dan banjir berkurang. Sederhana, namun berdampak besar. Karena pada akhirnya, pembangunan bukan sekadar angka dalam APBD, melainkan perubahan nyata yang terasa di gang-gang tempat warga tinggal.

(Adv/Humas DPRD Kota Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Tak Sekadar Laporan, DPRD Bekasi Bongkar Fakta Lapangan LKPJ 2025

14 April 2026 - 07:50 WIB

DPR Ingatkan Risiko Coretax Hambat Wajib Pajak

9 April 2026 - 14:14 WIB

Bambang Purwanto Ingatkan Risiko Hukum dan Lingkungan Pembentukan Anak Usaha Migas

26 Februari 2026 - 10:36 WIB

DPRD: Modernisasi Angkot Harus Lindungi Pelaku Usaha dan Penumpang

26 Februari 2026 - 10:15 WIB

Aspirasi BPJS Mengemuka, DPRD Bekasi Siap Kawal Hingga RKPD 2027

26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Gilang Esa Kawal Perbaikan Infrastruktur di Bekasi Barat

26 Februari 2026 - 09:57 WIB

Trending di Advertorial