BEKASIMEDIA.COM – Berbagai manfaat yang dihadirkan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasionaol (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan menjadi sangat berharga bagi seluruh masyaralat Indonesia. Pasalnya, dengan manfaat yang dioberikan bisa mempermudah masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah. Terlebih, mereka juga sudah tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengakses pelayanan tersebut, karena sudah dijamin penuh oleh BPJS Kesehatan.
Setidaknya, hal itu juga yang dikatakan oleh salah satu peserta JKN bernama Diyanto (68). Sebagai pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Diyanto kini juga disibukkan kembali dengan menjabat sebagai Ketua Rukun tetangga (RT) di lingkungannya.
Dikunjungi di kediamannya, ia menceritakan pendapatnya tentang Program JKN. Sebagai pensiunan, ia kadang merasa was-was akan kondisi kesehatannya, sehingga ia merasa perlu memiliki jaminan kesehatan yang dapat diandalkan.
“Saya sudah lama sekali pensiun, kesibukan saya sehari-hari di rumah adalah mengurus warga dan kadang-kadang bertanam. Usia saya sudah tidak muda lagi, jadi kegiatan yang saya lakukan adalah kegiatan yang ringan-ringan saja. Tidak memerlukan aktifitas fisik yang berat, tapi bisa membuat hati saya senang dan tidak jenuh di rumah. Karena usia sudah 68 tahun, saya selalu merasa was-was akan kondisi kesehatan saya. Beruntung saya sudah terdaftar sebagai peserta Program JKN segmen pensiunan PNS, sehingga saya merasa tenang kalau sewaktu waktu sakit,” ungkapnya, Kamis (23/01).
Diyanto mengungkapkan bahwa jaminan kesehatan itu merupakan hal yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Bukan hanya untuk orang yang sakit, tapi yang sehat pun harus memiliki jaminan kesehatan. Ia berpendapat bahwa Program JKN ini sangat membantu dan sangat bermanfaat, khususnya bagi ia dan keluarganya.
Ia menceritakan pengalamannya pada waktu itu kondisinya tiba-tiba drop, kepala pusing dan pandangannya berkunang-kunang. Ia langsung berobat ke klinik terdekat dari rumahnya dan setelah diperiksa ternyata tekanan darahnya rendah. Sesampainya di klinik ia langsung ditangani dengan baik, padahal waktu itu ia tidak membawa kartu KIS dan hanya menunjukan KTP tapi tetap dilayani dengan baik. Obat-obat yang diberikan juga dirasa cocok untuknya. Dari kejadian itu, ia merasa perlu mengedukasi warga dilingkungannya agar segera memiliki jaminan kesehatan yang di kelola oleh BPJS Kesehatan.
“Saya selalu berpikir bahwa memiliki jaminan kesehatan itu sangat penting. Saya pernah tiba-tiba drop, kepala saya pusing, mata berkunang-kunangan, langsung saya pergi ke klinik untuk berobat, ternyata tekanan darah saya rendah sekali. Karena sakit itu datang tidak direncanakan, jadi saya ke klinik tidak membawa kartu KIS, saya hanya membawa dan menunjukan KTP saja saya sudah dilayani dengan baik, alur pelayanannya pun mudah, obat-obatan yang diberikan juga cocok di saya. Alhamdulillah setelah minum obat itu kondisi saya mulai membaik. Dari situ saya selalu bilang ke semua warga disini, kalau mereka harus wajib mempunyai BPJS Kesehatan. Jangan gengsi, kalau tiba-tiba sakit setidaknya sudah tenang karena sudah terdaftar sebagai peserta Program JKN. Saya bilang ke mereka kalau selama mengikuti proses dan alur pengobatannya, saya yakin semua akan mudah,” ungkapnya.
Mengakhiri perbincangan, ia menyampaikan bahwa Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan ini sangat bermanfaat dan membantu sekali. Semoga kedepannya program JKN menjadi lebih baik lagi dan BPJS Kesehatan dapat menciptakan lebih banyak inovasi khususnya inovasi yang lebih memberikan kemudahan bagi peserta JKN.
“Menurut saya program jaminan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini sudah bagus dan sangat bermanfaat sekaligus sangat membantu sekali. Semoga kedepannya program ini menjadi lebih baik lagi dan banyak inovasi-inovasi yang terus dikembangkan, khususnya inovasi yang memberikan kemudahan kepada peserta. Sakit tidak memandang usia, tidak hanya yang tua saja tetapi yang muda pun bisa saja terkena penyakit. Jadi saya selalu berpesan kepada orang-orang disekeliling saya agar mereka segera mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Tidak dipakai sekarang tidak apa-apa, yang penting pada saat sakit sudah punya BPJS Kesehatannya jadi tidak pusing lagi,” tutupnya. (BS/dw)











