BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Nov 2023 23:23 WIB ·

Nina: Tidak Perlu Khawatir, Saat Ini Perserta JKN Berobat Hanya dengan KTP Saja


 Nina: Tidak Perlu Khawatir, Saat Ini Perserta JKN Berobat Hanya dengan KTP Saja Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya mengembangkan beragam inovasi untuk memberikan kemudahan akses bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui transformasi mutu layanan mudah, cepat, dan setara yang dapat dirasakan oleh seluruh penduduk Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan berobat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Cukup menunjukan KTP, peserta dapat mengakses layanan kesehatan baik itu di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), dan atau mengakses layanan administrasi di kantor BPJS Kesehatan.

Hal ini disampaikan oleh Nina Indriani (34) saat ditemui pada hari Selasa (14/11). Ia mengatakan bahwa saat ini apabila ingin berobat tidak perlu membawa kartu BPJS Kesehatan dan fotokopi berkas lainnya. Peserta dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) ini membagikan pengalamannya pada saat harus berobat ke klinik. Saat itu sesampainya di klinik, ia baru menyadari bahwa ia tidak membawa kartu BPJS Kesehatan. Lalu, petugas klinik menyampaikan bahwa saat ini berobat bisa cukup dengan menunjukan KTP saja, selama kepesertaannya aktif, peserta bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Waktu itu posisi saya masih di kantor, tiba-tiba seluruh tubuh saya gatal-gatal dan bengkak, ternyata alergi saya kambuh sehabis makan seafood. Tidak tahan dengan rasa gatalnya, saya langsung berobat ke klinik. Sampai di klinik, saya lupa kalau kartu BPJS Kesehatan saya hilang, saya juga belum sempat fotokopi berkas dokumen lainnya. Namun petugas klinik mengatakan kalau saat ini peserta JKN sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan menunjukan KTP,” ungkap Nina.

 

Beberapa hari setelah kejadian itu, Nina coba menghubungi call center BPJS Kesehatan, ia bermaksud menanyakan proses penggantian kartu BPJS Kesehatannya yang hilang. Walaupun petugas klinik sudah menyampaikan bahwa peserta JKN dapat berobat hanya dengan menunjukan KTP, namun ia masih ragu dan berpikir akan sulit nantinya kalau harus berobat tanpa membawa kartu BPJS Kesehatan.

Ternyata informasi yang disampaikan oleh petugas BPJS Kesehatan pun sama dengan apa yang disampaikan oleh petugas klinik, bahwa saat ini BPJS Kesehatan berupaya memberikan kemudahan layanan, dengan tidak meminta fotokopi dokumen. Terkait dengan pengurusan kartu yang hilang, petugas BPJS Kesehatan juga mengatakan, hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta BPJS Kesehatan tidak perlu lagi mencetak kartu BPJS Kesehatan.

“Beberapa hari setelah saya ke klinik, saya langsung coba menghubungi call center BPJS Kesehatan, masih terlintas dipikiran saya tentang kartu BPJS Kesehatan yang hilang. Kemarin petugas klinik menyampaikan kalau selama kepesertaan saya aktif, saya bisa tetap berobat hanya dengan menggunakan KTP. Tapi saya masih penasaran apa betul yang disampaikan oleh petugas klinik itu dan coba menanyakannya kembali ke petugas BPJS Kesehatan. Ternyata informasi yang disampaikan oleh petugas BPJS Kesehatan dengan petugas klinik sama, pada intinya dengan menggunakan NIK sebagai nomor identitas peserta JKN, maka peserta tidak perlu mencetak fisik dari kartu BPJS Kesehatan. Peserta yang akan mengakses layanan Program JKN cukup menyebutkan NIK, menunjukkan KTP atau KIS Digital melalui Aplikasi Mobile JKN semua akan dilayani,” ungkap Nina.

Mengakhiri perbincangan, Nina berharap semoga manfaat Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia, sampai pelosok desa terpencil. Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga dapat terus mengembangkan inovasi-inovasi yang dapat memberi kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan. (BS/dw)

Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru