BEKASIMEDIA.COM – Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, tengah mengadvokasi dana hibah senilai 6 triliun untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah. Menurutnya, pemberian dana hibah kepada setiap RW di Kota Bekasi akan memastikan adilnya distribusi pembangunan.
Latu menyampaikan bahwa masyarakat sering mengusulkan terkait infrastruktur seperti jalan dan saluran air. Ia meyakini bahwa pelayanan, pembangunan sarana, dan prasarana adalah hak masyarakat setelah membayar pajak. Pembangunan merata, menurutnya, memerlukan perencanaan matang dari Pemerintah Kota.
“Perlunya perencanaan berdasarkan asas keadilan. Pembangunan di 1.000 lebih RW di Kota Bekasi, dengan APBD lebih dari Rp6 triliun, dapat diwujudkan dengan memberikan hibah kepada setiap RW. Dana hibah tersebut akan tetap berada di OPD terkait, dan pengurus RW dapat mengajukan proposal sesuai dengan pagu anggaran,”katanya, Kamis (16/11/2023)
Latu berpendapat bahwa dengan mengalokasikan Rp300 juta per RW, total anggaran pembangunan per tahunnya hanya sekitar Rp300 miliar. Menurutnya, hal ini adalah investasi yang layak untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan mengurangi ketimpangan antarwilayah.
Meskipun masih dihadapkan pada kendala untuk dana hibah Posyandu dan majelis taklim, Latu optimis bahwa pendekatan ini dapat membantu mengatasi beban masyarakat terkait pembangunan. Ia menegaskan pentingnya meminimalisir ketidaksetaraan pembangunan dan menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah kenaikan beban pajak yang terus meningkat setiap tahunnya. (ADV SETWAN)











