BEKASIMEDIA.COM – Menginjak tahun ketiga tepatnya pada bulan Ramadhan tahun ini, anak anak ‘Pejuang Subuh’ yang digerakkan oleh para aktivis muda Garut Utara ini, tetap eksis membangun peradaban Islam berbasis masjid.
Di mana anak-anak yang terhimpun pada komunitas Gerakan Anak Pejuang Subuh Kabupaten Garut ini diajak untuk melakukan salat Subuh di masjid kemudian dilanjutkan dengan menghafal Al Qur’an program satu hari lima ayat.
Hasilnya, menginjak tahun ketiga Ramadhan ini Anak Pejuang Subuh Garut akan melaksanakan Wisuda Tahfidz-nya dari juz 24-30. Anak-anak seusia TK, SD dan SMP ini mampu menyelesaikan hafalan Qurannya sampai pada Juz 24 dengan jangkauan waktu hanya 30 menit setiap harinya.
“Tentunya gerakan ini, ada tujuan yang hendak dicapai, yakni membentuk kembali peradaban ummat Islam, sebagaimana sabda Nabi: Ummatku akan kembali jaya ketika salat Subuhnya sebanyak jumlah salat Jumat, dan hal ini sudah merupakan fenomena, bahwa salat Subuh lebih berat tantangannya ketimbang salat yang lain,” ujar ustadz Iqbal Badaruddin.
Oleh karena itu, lanjut Iqbal, penting untuk diprogramkan salat Subuh berjamaah sedini mungkin. Yang kedua, tujuannya dari anak pejuang Subuh Garut ini adalah membumikan Al-Quran, seperti era para sahabat dan ulama salaf, di mana Al Qur’an diajarkan dari mulut ke mulut (hafalan), sebagaimana Rasulullah Saw. sendiri menerima Wahyu dengan hafalan.
Gerakan Anak Pejuang Subuh ingin mencetak generasi muslim yang selaras dengan sabda nabi ‘Sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya’
Oleh karena itu para pengasuh gerakan pejuang subuh Garut, bertekad untuk tetap Istiqomah, semangat membara dari gerakan ini harus tetap berlanjut sampai generasi yang di cita-citakan tersebut tiba, kata pengasuh anak anak pejuang subuh, Ustadz Iqbal Badaruddin, M.Pd.
Dan beliau melanjutkan, “ucapan terima kasih kepada para donatur, terutama Teladanku dari Bekasi, Yayasan Pecinta Fajar Jakarta, Jama’ah Sosek dari Bogor, dan Jamaah Masjid At-Talah dari Karawang, yang tidak pernah berhenti memberikan sokongan dananya untuk mensupport kegiatan kami,” ujarnya.
Sedangkan untuk kegiatan Wisuda Tahfidz tahun ketiga pada bulan Ramadhan ini, dilaksanakan pada hari Kamis 3 April 2023 dengan rangkaian acaranya Parade Tasmi Hafalan yang langsung disaksikan oleh orangtua, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dan bingkisan para penghafal Qur’an dan diakhiri dengan buka puasa bersama.
Peserta keseluruhan yang hadir direncanakan 300 peserta dengan alokasi 120 anak pejuang subuh, sisanya orangtua dan umum.
“Kami berharap acara Wisuda dan Parade Tasmi Al Qur’an untuk Anak Pejuang Subuh Garut mendapatkan keridhoan dari Allah SWT,” tukasnya (*)











