BEKASIMEDIA.COM – Rencana pemerintah akan menjual Bandara Kertajati ke asing sejak beberapa bulan lalu. Menurut VP of ICT and Corcomm PT BIJB, Agus Sugeng Widodo mengaku, pihaknya membutuhkan banyak uang untuk membayar utang pembangunan bandara yang berlokasi di Kertajati, Kabupaten Majalengka itu.
Oleh karenanya, lanjut Agus, hadirnya investor diyakini dapat mengurangi beban utang yang ditanggung bandara terbesar kedua di Indonesia ini.
“Jadi itu salah satu upaya karena kita tahu (bandara) ini dibangun dengan biaya pinjaman yang cukup besar. Jadi otomatis itu harus ada bagi hasilnya atau bunga. Ini cukup memberatkan karena kalau utang tidak ditutup, sementara penghasilan belum bisa menutupi,” ungkap Agus mengutip IDX Channel.
Laporan rencana menjual bandara ini telah sampai ke tangan Presiden Jokowi melalui Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Sejumlah perusahaan dari Arab Saudi, India, hingga Singapura rencananya akan ditawari untuk membeli Bandara Kertajati. Jokowi memerintahkan Budi Karya untuk segera menjalankan rencana itu sekaligus mengingatkan bahwa ada regulasi yang harus ditaati.
Saya beberapa kali bertemu dengan Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) untuk membahas ini agar tidak ada pelanggaran,” kata Budi saat ditemui selepas rapat bersama Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.











