BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 13 Nov 2022 15:24 WIB ·

Bantu Defisit BPJS Kesehatan Dengan Olahraga dan Makan Sehat


 Bantu Defisit BPJS Kesehatan Dengan Olahraga dan Makan Sehat Perbesar

Narasumber : Lusiana – Peserta PBPU

BEKASIMEDIA.COM – Bekasi, Jamkesnews – Pemerintah memberikan jaminan kesehatan untuk masyarakat agar masyarakat memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. Hidup dan tubuh yang sehat merupakan keinginan setiap manusia untuk hidup berkembang dan produktif.

Saat ini jumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional sudah mencapai lebih dari 223 juta jiwa dan Lusiana (46) salah satu dari peserta tersebut. Lusiana menjadi peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah, lebih tepatnya istri dari seorang pekerja.
“Sejak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di tahun 2014, saya paham prinsip dari adanya program ini, oleh karena itu saya jadikan sebagai prioritas utam, walaupun sudah otomatis terpotong dari gaji suami namun saya tetap membayarkan untuk keluarga saya seperti orang tua dan adik,” ujarnya kepada Tim Jamkesnews, Kamis (12/03).

Lusiana menceritakan bahwa selama ini dirinya selalu mengingatkan orang-orang sekitar rumahnya untuk segera mendaftar bagi yang belum, atau membayar iuran bagi yang menunggak. Baginya sebagai ibu rumah tangga tentu mempunyai banyak waktu untuk bersosialisasi megenai hidup sehat kepada masyarakat sekitar rumahnya. Oleh karena itu dirinya mengaku banyak mengedukasi masyarakat agar selalu mamastikan kepesertaannya aktif.

“Saya beberapa kali menyampaikan agar kartu KIS nya dipastikan aktif kepada orang sekeliling saya. karena saya ingin tetangga saya memiliki jaminan kesehatan semua sehingga saat sakit tidak perlu sampai menguras tabungan apalagi menjual harta benda. Selain itu terapkanlah pola hidup sehat dengan olahraga dan makan makanan sehat agar tidak jatuh sakit sehingga defisit BPJS Kesehatan bisa terbantu,” tuturnya sambil bercanda.
Lusiana berharap, Program JKN-KIS dapat berlangsung selamanya dan pelayannnya semakin baik, sehingga makin banyak masyarakat yang bisa merasakan pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa dibeda-bedakan.

“Bagi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS saya sarankan untuk segera mendaftar karena prosesnya cepat dan tidak ribet, apalagi sekarang sudah banyak rumah sakit dan klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga memudahkan masyarakat untuk berobat. Karena sakit ini datangnya secara tiba-tiba tanpa direncanakan, sehingga perlindungan kesehatan sangatlah penting, menurut saya iuran BPJS Kesehatan sangat terjangkau,” kata Lusiana sebagai penutup. (DA/pm)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru