BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 12 Nov 2022 14:36 WIB ·

Jangan Sampai Nonaktif Agar Jaminan Tidak Terhenti


 Jangan Sampai Nonaktif Agar Jaminan Tidak Terhenti Perbesar

Narasumber: Kadek Maharani (24)

BEKASIMEDIA.COM – BEKASI, JAMKESNEWS – Pengalaman yang tak terlupakan dialami oleh Kadek Maharani (24) berkaitan dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Peserta yang sejak lama terdaftar di Program JKN-KIS ini sebelumnya pernah beberapa kali berobat menggunakan kartunya. Namun dikarenakan dirinya sudah selesai kuliah maka tanggungan dari orang tuanya pun berhenti sehingga dirinya memutuskan mengalihkan kepesertaannya ke Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sambil menunggu mendapat pekerjaan.

“Sebelumnya masuk tanggungan orang tua sampe selesai kuliah, setelah itu karena saya tau bahwa harus dialihkan, maka saya mengalihkan ke yang bayar sendiri sambil menunggu dapat kerjaan, nanti setelah itu kan dialihkan lagi ke dalam tanggungan perusahaan, “ ungkap Kadek saat ditemui Tim Jamkesnews pada Kamis (20/02).

Saat ditanya alasannya mengapa tetap terdaftar aktif di BPJS Kesehatan, Kadek menceritakan bahwa sebagai anak muda harusnya paham mengenai jaminan. Menurutnya jaminan itu penting, karena seseorang tidak akan tahu apa yang akan dialami kedepannya sehingga dengan adanya jaminan itu maka bisa lebih siap menghadapinya.

“Saya cukup mengerti mengenai konsep jaminan, orang tua saya juga menanamkan hal-hal yang kurang lebih seperti ini. Dari dulu kita pasti diajarkan mengenai persiapan atau prepare terhadap hal-hal yang tidak kita duga, misal kita tahu pasti akan mengalami sakit trus apa nih usaha kita buat jangan sampai sakit atau apabila sakit kita harus berbuat apa, nah dengan adanya Program JKN-KIS ini kan membuat kita punya jaminan apabila kita sakit jangan sampai membebani keuangan keluarga,“ lanjut Kadek.

Dirinya juga menceritakan pernah menggunakan untuk berobat dengan jaminan JKN-KIS. Kadek mendapatkan pelayanan yang sangat baik tanpa ada permasalahan sedikit pun. Ia hanya cukup rutin membayar iuran untuk memastikan JKN-KISnya selalu aktif. Bahkan saat ini dirinya sudah melalui proses autodebet yang menurutnya lebih memudahkan masyarakat sehingga tidak perlu kuatir tidak aktif.

“Pernah waktu itu pulang kegiatan yang cukup melelahkan, kemudian besoknya sakit, saya gunakan kartu ini dan yang saya rasakan cukup bagus tanpa kendala. Oiya terkait pembayaran autodebet saya sangat setuju sekali itu diterapkan, saya salah satu yang sudah melalui autodebet. Menurut saya lebih mudah dan pasti ya, ga perlu kuatir kartu tidak aktif karena lupa bayar, yang perlu dikuatirkan saldonya harus cukup, hehehe,” tutup Kadek sedikit bercanda. (DA/pm)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru