BEKASIMEDIA.COM, Jamkesnews – Yoga (23) yang merupakan salah satu masyarakat yang sudah menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saat berbincang dengan Tim Jamkesnews pada Jumat (23/09) dirinya mengatakan bahwa sangat beruntung saat ini sudah ada jaminan sosial kesehatan yang terjangkau dan bisa menanggung semua jenis penyakit. Sebelum adanya Program JKN tingginya biaya pengobatan di fasilitas kesehatan membuat banyak sebelumnya masyarakat yang tidak memilih klinik dan rumah sakit sebagai pilihan untuk berobat.
“Dulu banyak kita dengar masyarakat atau saudara yang tidak bisa berobat bahkan sampai tidak tertolong karena minimnya biaya yang dimiliki. Tapi sekarang alhamdulillah banyak yang bisa tertolong. Mendengar hal seperti itu saya merasa terharu bahwa akhirnya masyarakat kita dapat dengan tenang berobat tanpa memikirkan biaya. Ibaratnya kerumah sakit lupa bawa dompet juga bisa, yang penting kartunya dibawa,” ungkap Yoga kepada Tim Jamkesnews saat ditemui di kediamannya, Jumat (23/09).
Dirinya sadar betul bahwa hadirnya program ini adalah bukti nyata pemerintah sedang berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Pemerintah ingin masyarakatnya sehat dan dapat beraktifitas produktif demi menunjang pembangunan bangsa ini. Yoga menjelaskan bahwa ia dan keluarganya telah merasa aman dengan ada perlindungan jaminan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah. Ia merasa sangat beruntung saat ini, karena saat ini Indonesia sudah memiliki suatu program yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia tidak seperti waktu sebelum adanya Program JKN. Segala jenis penyakit yang diderita oleh peserta ditanggung tanpa terkecuali. Yoga juga berharap ke depannya BPJS Kesehatan terus lebih baik dalam pelayanannya kepada peserta Program JKN.
“Kalau menurut saya yang penting prosedur yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan harus kita jalani, maka tentu segala pelayanan kesehatan kita akan dijamin sesuai dengan hak kita. Seperti halnya program-program lain, tentu diumurnya yang masih muda masih banyak kendala-kendala bahkan tantangan yang harus dihadapi, apalagi mengurusi negara kita yang jumlah penduduknya 200 juta lebih, jadi perbaikan layanan tetap harus dijaga mutunya dan ditingkatkan sehingga citra baik nama BPJS Kesehatan pun bisa harum di mata masyarakat,” tutupnya.(VM/pm)











