BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 20 Sep 2022 06:39 WIB ·

Agus : Kini Tidak Perlu Takut Lagi Ke Fasilitas Kesehatan


 Agus : Kini Tidak Perlu Takut Lagi Ke Fasilitas Kesehatan Perbesar

Bekasi, Jamkesnews – Agus Chandra (32) atau yang biasa akrab disapa dengan Agus ini adalah salah satu masyarakat yang telah terdaftar Program Jaminan Kesehatan Nasional dari segmen PPU (Pekerja Penerima Upah). Dirinya berpendapat bahwa hadirnya program ini adalah sebagai upaya pemerintah sedang berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Pemerintah ingin masyarakatnya sehat dan dapat beraktifitas produktif demi menunjang pembangunan bangsa ini.

Pekerja swasta yang sehari-harinya disibukan dengan pekerjaannya ini menjelaskan bahwa ia dan keluarganya telah merasa aman dengan ada perlindungan jaminan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Ia mengatakan bahwa tidak hanya keluarga intinya saja yang terdaftar sebagai peserta Program JKN, namun saudara dan beberapa kerabatnya juga telah terdaftar sebagai peserta aktif.

“Pernah beberapa kali teman saya masuk rumah sakit yang harus sampai dirawat inap. Mereka menggunakan JKN sebagai jaminannya, alhamdulillah setau saya mereka tidak mengeluarkan uang sepeser pun kecuali ongkos kerumah sakit.
Mendengar hal seperti itu saya merasa bahagia bahwa saat ini biaya rumah sakit bukan sebagai kendala lagi,” ungkap Agus kepada Tim Jamkesnews, Jumat (22/07).
Dirinya bercerita mengenang masa-masa ketika ia mendengar di berita apabila ada masyarakat yang harus meninggal dunia karena tidak ditangani ke rumah sakit. Baginya saat itu penyakit adalah momok yang sangat menakutkan, pembiayaan yang mahal dan tidak dapat diprediksi membuat sebagian masyarakat memilih pengobatan tradisional ataupun meminum obat tanpa resep.

“Sebelum ada jaminan kesehatan seperti saat ini, sebagian besar masyarakat memiliki pemikiran bahwa apabila sudah sakit kronis itu sakitnya orang kaya, mungkin karena hanya yang memiliki biaya yang bisa berobat namun yang tidak memiliki biaya ya dibiarkan saja atau pengobatan alternatif,” jelasnya.
Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah. Ia merasa sangat beruntung saat ini, karena ia tidak perlu lagi memikirkan biaya yang harus ia keluarkan untuk melakukan pengobatan baik di rumah sakit atau pun di klinik, seperti waktu sebelum adanya Program JKN-KIS. Segala jenis penyakit yang diderita oleh peserta ditanggung tanpa terkecuali. Agus berharap ke depannya BPJS Kesehatan tetap lebih baik dalam pelayanannya kepada peserta JKN-KIS.

“Berapa banyak masyarakat kita yang tidak dapat berobat ke rumah sakit bukan karena aksesnya namun terbentur biaya. Oleh karena itu yang penting prosedur yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan kita jalani, maka tentu segala pelayanan kesehatan kita akan dijamin sesuai dengan hak kita,” tutupnya. (VM/pm)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru