BEKASIMEDIA.COM – Subkoord P2PM (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular) Bidang P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dr. Siti Nurliah,MKM menjelaskan rencana Dinkes Jabar membagikan kondom untuk menekan penularan HIV/AIDS adalah dalam rangka penanggulangan HIV di kota Bekasi
Menurutnya, alokasi kondom dari Dinkes Pemprov Jabar untuk pencegahan HIV/AIDS di kota Bekasi tahun 2022 ini sebanyak 16.560 sasarannya untuk Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) HIV/AIDS di 3 rumah sakit dan 6 puskesmas yang ada di kota Bekasi.
Sasaran alokasi kondom : layanan PDP (Perawatan Dukungan Pengobatan ) HIV
1. RSUD Chasbullah Abdul Madjid (CAM)
2. RS Elisabeth
3. RS Ananda Bekasi
4. Puskesmas Perumnas II
5. Puskesmas Mustika Jaya
6. Puskesmas Karang Kitri
7. Puskesmas Pengasinan
8. Puskesmas Kali Abang Tengah
9. Puskesmas Jati Sampurna
“Sasaran pembagian kondom ini adalah pasangan diskordan untuk memutus rantai penularan HIV,” ujarnya kepada bekasimedia.com lewat selulernya, Sabtu (17/9/2022).
Pasangan diskordan yaitu pasangan di mana salah satunya merupakan orang dengan HIV (ODHIV) dan pasangannya non terinfeksi HIV. Ketika semua kondisi baik, maka pada saat masa subur ODHIV dapat berhubungan seks tanpa menggunakan kondom, katanya.
Sebelumnya dikabarkan data kasus HIV baru yang akses layanan kesehatan dan ditemukan di kota Bekasi tahun 2020 sebanyak 332 orang, kemudian di tahun 2021 sebanyak 511 orang serta tahun ini (2022) sebanyak 554 orang.
Dinas Kesehatan kota Bekasi berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya dengan melakukan kegiatan untuk penaggulangan HIV antara lain, membuat group WhatsApp rumah sakit dan puskesmas untuk mempercepat koordinasi dan pelaporan kasus serta menyelenggarakan workshop HIV bagi petugas di rumah sakit sekota Bekasi.
Selain itu Dinkes juga menerangkan kepada masyarakat kota Bekasi bahwa HIV dapat dicegah dengan ABCDE:
1) Abstinence, Bagi yang belum menikah, tidak melakukan hubungan seks di luar nikah
2) Be faithful, saling setia dengan pasangan tetap
3) Condom, Penggunaan kondom saat berhubungan seks
4) Drug No, Tidak menggunakan narkoba dalam bentuk apapun
5) Education, pemberian informasi yang benar tentang HIV
Kemudian berdasarkan Permenkes No 52 Tahun 2017 dimana setiap ibu hamil dilakukan pemeriksaan:
1) HIV
2) Sifilis
3) dan Hepatitis B
Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk menurunkan angka infeksi baru pada bayi yang baru lahir sehingga terjadi pemutusan mata rantai penularan dari ibu ke anak. (Denis)











