BEKASIMEDIA.COM, Jamkesnews- Awal tahun 2020, Bangsa Indonesia mengalami pandemi yang membuat dunia kesehatan maupun sektor ekonomi mengalami hambatan dan gangguan. Banyak masyarakat yang mengalami penurunan tingkat ekonomi dikarenakan daya beli masyarakat menurun ataupun di PHK oleh perusahaannya. Namun pentingnya memiliki jaminan kesehatan tidak bisa dipungkiri sangat membantu dalam kondisi masyarakat Indonesia saat ini.
Penggunaan Program JKN-KIS dalam pemenuhan pelayanan kesehatan dasar di masyarakat serta penjaminan pelayanan kesehatan tingkat lanjut turut serta memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya Mei Asrini (36) saat ditemui Tim Jamkesnews dikediamannya. Ia mengaku telah mendaftarkan dirinya beserta keluarganya kedalam Program JKN-KIS dikarenakan untuk berjaga-jaga apabila membutuhkan pelayanan kesehatan nantinya.
“Saya mendaftar beserta keluarga di kelas 1, selain untuk berobat nantinya apalagi jaman sekarang penyakit semakin beragam, seperti sekarang aja tiba-tiba ada covid-19. Selain itu buat berjaga-jaga, namanya sakit kita tidak bisa prediksi hanya bisa mencegah, biaya berobat sekarang juga sudah semakin tinggi, contohnya aja sakit batuk mungkin ke klinik bisa bayar 200 ribu, iuran JKN-KIS saja lebih murah dari itu, apalagi sebulan ternyata 2-3 kali berobat, tentu lebih mahal,” jelasnya.
Ia mengaku bahwa ada perbedaan pada saat ia sebelum dan setelah mendaftarkan diri sebagai peserta Program JKN-KIS, salah satunya saat ke fasilitas kesehatan untuk berobat. Menurutnya saat ini keluarganya sangat mengandalkan Program JKN-KIS setiap bulan untuk mengakses fasilitas kesehatan dikarenakan bisa kapan saja dan bisa dimana saja. Lebih lanjut dirinya juga berharap Program JKN-KIS terus memberikan pelayanan dan manfaat yang maksimal kepada masyarakat di era saat ini.
“Pendapat saya perbedaan paling menonjol ialah kesiapan kita saat akan ke fasilitas kesehatan, contohnya dulu saat belum memiliki jaminan kesehatan, untuk berobat aja kadang liat di tabungan ada berapa, takutnya kurang, takutnya mahal. Namun sekarang hanya tinggal berangkat saja sudah aman untuk berobat, yang penting kita yakin bayar iuran rutin pasti kartunya aktif. Harapannya sih semoga semakin baik dan membantu masyarakat Indonesia di bidang kesehatan,” tutupnya.(VM/pm)











