BEKASIMEDIA.COM, Jamkesnews – Sore itu saat jalanan mulai padat dan pekerja bersiap pulang, kantor BPJS Kesehatan Bekasi kedatangan seorang pemuda berjaket hijau mengendarai sepeda motornya. Sesaat memasuki halaman kantor, pemuda tersebut langsung menanyakan maksud dan tujuannya yaitu untuk sekedar berbincang membahas informasi terbaru mengenai Program JKN.
“Alhamdulilah bisa mampir dan ngobrol-ngobrol, semoga saya tidak mengganggu jam pulangnya ya pak, banyak info yang mau saya tanyakan, maklum kebanyakan dijalan jadi kurang update informasi tentang Program JKN. Saya alhamdulillah sudah terdaftar bersama keluarga sejak 2017 dan alhamdulillah jarang menggunakan paling ke klinik-klinik aja,” jelas Rasyid, nama pemuda tersebut.
Setelah berbincang beberapa saat ternyata meskipun hingga saat ini ia belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS sampai ke rumah sakit, namun ia masih tetap rutin membayar iuran setiap bulannya. Menurutnya, Program JKN ini suatu saat akan menjadi kartu penyelamat ketika sakit. Meskipun begitu, ia tak mengharapkan akan sakit karena dirinya percaya walaupun ia tidak sakit, iurannya akan membantu peserta yang sedang sakit, sebagaimana asas gotong royong semua tertolong.
Walaupun hanya sebagai seorang ojek online yang menabung sedikit demi sedikit rupiah yang terkumpul dan menghabiskan waktunya sehari-hari di jalan, Rasyid bertekad membayar iuran dengan tepat waktu. Ia menyiasati pembayaran iuran dengan menyisihkan penghasilannya setiap hari. Menabung, menjadi cara paling jitu baginya agar tak terlambat membayar iuran. Rasyid juga sangat menyayangkan masyarakat yang menunda pembayaran iuran secara rutin hanya karena merasa belum butuh.
“Meski saya dan keluarga belum pernah menggunakan sampai dengan kerumah sakit, kami ikhlas membayar iuran. Saya selalu mengusahakan agar kewajiban saya dan keluarga untuk membayar iuran tepat waktu. Ini akan menjadi lahan ibadah membantu sesama dan Insya Allah menjadi pahala untuk saya dan keluarga nanti. Saya terdaftar di kelas III, jadi bisa nabung dikit-dikit per hari. Karena sakit adalah anugrah dari Allah yang kita sendiri tidak tau kapan datangnya, maka kami mempercayakan dan mengandalkan kartu ini nantinya,” tutupnya. (VM/pm)











