BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Agu 2022 19:52 WIB ·

Politisi PKS: Cawalkot Bekasi 2024 Wajib Punya Goals Soal Mutu Pendidikan


 Politisi PKS: Cawalkot Bekasi 2024 Wajib Punya Goals Soal Mutu Pendidikan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pendidikan merupakan tolok ukur kemajuan dan peradaban sebuah bangsa. Kualitas mutu pendidikan serta kompetensi tenaga pendidik menjadi keniscayaan bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di setiap bangsa.

Penyelenggaraan pendidikan di kota Bekasi belakangan menjadi isu hangat bahkan perhatian bagi masyarakat, pengamat pendidikan, akademisi hingga politisi. Hal ini juga yang menjadi tema acara diskusi publik Komunitas Media Online Indonesia (Komodo) yang digelar di Balelo Food Garden, Perumahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Jum’at (5/8/2022) sore.

Politisi muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kota Bekasi, Latu Har Hary berbicara dalam acara diskusi publik Komunitas Media Online Indonesia (Komodo) menyatakan bagi para calon kepala daerah yang tidak mempunyai ide dan gagasan terkait persoalan dunia pendidikan dan kesehatan di Kota Bekasi lebih baik mundur karena hanya akan menjadi etalase saja tanpa isi.

“Saya selalu bilang kepada masyarakat juga kepada calon kepala daerah kota Bekasi yang akan maju di Pilkada 2024 mereka punya strategi apa, mereka punya grand design apa, mereka punya ide dan gagasan apa untuk bisa memajukan kota Bekasi? paling tidak untuk dua parameter utama. Yang pertama, bagaimana meningkatkan kesehatan masyarakat, yang kedua bagaimana memajukan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Bekasi, selebihnya masalah infrastruktur dan lain sebagainya adalah masalah yang kesekian, tapi dua parameter utamanya adalah masalah pendidikan dan kesehatan yang fundamental,” ujarnya kepada peserta diskusi publik.

Jadi kalau nanti di 2024 para calon kepala daerah tidak punya solusi untuk membenahi permasalahan pendidikan dan kesehatan ia menyarankan untuk mundur saja. “Percuma tidak ada solusi cuma jadi etalase doang, terpilih iya tapi permasalahan Kota Bekasi akan selalu sama berulang dan berulang,” katanya.

Menurutnya, dalam setiap kesempatan ia sering mengatakan kepada masyarakat agar mencari pemimpin yang mempunyai potensi, punya ide dan gagasan cemerlang supaya permasalahan pendidikan dan kesehatan ini bisa selesai di Kota Bekasi sehingga nanti di 2025 tidak ada lagi masalah ketimpangan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yang menjadi teriakan masyarakat.

Lebih dari 20 persen anggaran APBD untuk pendidikan digelontorkan harapannya agar mutu dan kualitas pendidikan di kota Bekasi menjadi lebih baik. Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi ini juga mengingatkan bahwa anggaran satu koma tujuh triliun rupiah tersebut bukan main-main.

“Kita sudah lebih dari 20 persen. Anggaran APBD kita di ketok 5,8 triliun dan alokasi untuk Dinas Pendidikan lebih dari 1,7 triliun, itu bukan angka main main,” pungkasnya. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru