BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 27 Jun 2022 21:56 WIB ·

Komisi IX DPR RI Kunjungi Kota Bekasi


 Komisi IX DPR RI Kunjungi Kota Bekasi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Komisi IX DPR RI mengunjungi pemerintah kota Bekasi dalam rangka kunjungan kerja terkait pengawasan tentang kewaspadaan terhadap penyakit infeksi emerging di ruang command center gedung D, Senin (27/06/2022).

Kunjungan diterima langsung oleh Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah kota Bekasi, Dwie Andyarini beserta Kepala Dinas Kesehatan, Tanti Rohilawati , Direktur RSUD CAM kota Bekasi, Kusnanto, serta Kepala BPJS Cabang Kota Bekasi.

“Berkaitan dengan tujuan saat ini sudah dihadirkan beberapa pihak yang turut andil dalam sosialisasi permasalahan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) terbaru seperti Hepatitis Akut dan Monkey Pox (cacar monyet),” kata Dwie.

Dwie menambahkan bahwa di kota Bekasi sudah ada warga yang diduga terkena Monkey Pox (cacar monyet) namun naas kondisi pasien tersebut sudah dinyatakan meninggal pada 29 Mei lalu.

Langkah yang diambil oleh pemerintah kota Bekasi melakukan usaha diantaranya: penyelidikan epidemiologi, pelacakan kontak erat, melaksanakan edukasi di wilayah (sosialisasi) monkey pox, hingga penyuluhan oleh puskesmas terkait PIE.

“Semoga dengan adanya kunjungan DPR RI bisa ada beberapa hal yang diskusikan terkait hambatan dan masalah yang dihadapi di wilayah,” tutupnya.

Kemudian, ketua tim/ anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya.

“Kedatangan komisi IX DPR RI hari ini ke kota Bekasi ingin membahas tentang langkah yang diambil pemerintah daerah terkait PIE, kami tidak ingin kecolongan khususnya infeksi ini tidak bisa diprediksi, diduga-duga, dan kita sebagai perwakilan masyarakat harus bisa mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi,” katanya.

Meskipun begitu, saat ini Covid -19 varian terbaru sedang ada kenaikan meskipun tidak signifikan. Beberapa yang sudah menjadi perhatian terkait kasus hepatitis akut dan cacar monyet.

“Kami beberapa kali bekerja sama dengan Kemenkes berusaha berdampingan untuk mengajak seluruh stake holder mempunyai persiapan kedepan untuk meminimalisir dampak-dampak yang mungkin terjadi akibat penyakit infeksi emerging,” tutupnya.

Acara dilanjutkan dialog interaktif, foto bersama, dan tukar menukar cinderamata antara pemerintah kota Bekasi dengan komisi IX DPR RI. (Humas)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru