BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 24 Jun 2022 05:57 WIB ·

Ketua Terpilih JSIT Kota Bekasi Gulirkan 4 Program Unggulan


 Ketua Terpilih JSIT Kota Bekasi Gulirkan 4 Program Unggulan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ketua Terpilih JSIT Indonesia Kota Bekasi periode 2022-2026, M. Iqbal menyatakan pihaknya siap bersinergi dan bekerjasama memberikan pelayanan terbaik ke seluruh sekolah Islam baik terpadu maupun sekolah Islam lainnya yang ada di Kota Bekasi.

“Insya Allah saya yakin, sebuah pemikiran yang berat akan lebih ringan bersama teman-teman. Sebagaimana tema Musda kali ini, sinergi dan kolaborasi, kami ingin memberikan sebuah empat program, pertama program pelayanan penguatan pengembangan dan juga prestasi, siap bekerjasama dan memberikan pelayanan tidak hanya kepada sekolah-sekolah IT yang bergabung tetapi sekolah Islam lainnya di Kota Bekasi dan kita pun siap berkolaborasi dengan seluruh elemen-elemen pendidikan yang intinya kita ingin memajukan pendidikan di kota Bekasi,” kata M. Iqbal ditemui usai Musda di Merapi Merbabu Hotel, Kamis (23/6/2022).

Yang pertama, kata Iqbal JSIT kota Bekasi akan menawarkan program BPI atau bina pribadi Islam, yang ternyata sesuai dengan konsep profil belajar Pancasila.

“Artinya kami ingin mengajak seluruh elemen pendidikan bahwa pendidikan itu sejatinya menghasilkan generasi yang beriman, punya narasi, punya pola berpikir kritis dan juga bisa menjadi generasi yang mencintai bangsanya dan bisa memberikan manfaat buat bangsa itu,” katanya.

Saat ditanya mengenai potret pendidikan di kota Bekasi, Iqbal menyatakan sesungguhnya semakin hari semakin menunjukkan kemajuan kemajuan tetapi memang salah satu permasalahannya adalah seluruh elemen di Kota Bekasi yang fokus kepada pendidikan tidak bersama-sama melangkah.

“kita ingin di JSIT menjadi pencetus kolaborasi bersama seluruh elemen pendidikan di kota Bekasi,” jelasnya.

“Di internal kita akan terus memberikan pelayanan pelayanan lalu kita akan keliling-keliling ke kepala sekolah-sekolah IT yang tergabung di JSIT, yang kedua kami pun akan mencoba membuka hubungan membangun hubungan dengan dinas pendidikan Kota Bekasi melalui anggota dewan, juga bisa jadi ke pemerintah dan kami pun bisa mengikuti ketika Dinas pendidikan Kota Bekasi sebagaimana visi JSIT pusat Indonesia bahwa JSIT Indonesia menjadi penggerak sekolah Islam,” jelasnya.

Jika sebelum-sebelumnya hanya fokus ke sekolah Islam terpadu, kini pihaknya mencoba melebarkan sayap ke sekolah-sekolah Islam lain.

“Sehingga penambahannya kami pakai per tahun mungkin mudah-mudahan 10 sampai 20% penambahan sekolah Islam apakah harus ada perubahan yang jelas sesuai dengan isi syarat-syaratnya bahwa dia siap mengikuti, siap berkontribusi dan mengikuti program-program yang dilaksanakan JSIT Indonesia. Ternyata di wilayah Jawa barat tidak hanya IT, dari madrasah Tsanawiyah dan madrasah yang lainnya pun bergabung JSIT Indonesia,” paparnya.

Untuk prestasi JSIT Kota Bekasi, Iqbal mengatakan pertama, JSIT memiliki kepala sekolah berprestasi tingkat nasional dari SDIT Darul Maza.
“Lalu banyak siswa-siswi kami SIT yang berprestasi di tingkat nasional bahkan ada di tingkat internasional misalnya dari Thariq bin ziyad dan lain-lain. Tapi memang sekali lagi salah satu kelemahan Kami adalah belum terpublikasi secara masif
Prestasi yang dimiliki SIT,” jelasnya.

Untuk pendidikan anak Yatim, dhuafa, juga menjadi Concern JSIT Kota Bekasi dengan mengupayakan beasiswa bagi kriteria-kriteria tersebut baik di tingkat TK, SD, SMP hingga SMA dan SMK.

Untuk disabilitas, JSIT juga memiliki kuota untuk itu dengan catatan ada komunikasi di awal dan bekerjasama dengan para ahli disabilitas.

“Yang jelas begini. Ketika mereka punya hak pendidikan kami JSIT tidak membuat peraturan tidak boleh menerima ABK. Kami mengarahkan Anggota kami yang full di sekolah inklusi. Sehingga pada dasarnya kami menerima. Karena semua punya hak pendidikan yang layak,” jelasnya.

Untuk resolusi ke depan, JSIT kota Bekasi ingin melebarkan sayap dengan bekerjasama dengan seluruh elemen pendidikan dan dengan Disdik bersama-sama mensosialisasikan program JSIT salah satunya Profil pelajar Pancasila.

“Salah satu indikator kami terbuka. Ketika ketua JSIT wilayah Jabar mengatakan siap berkolaborasi memajukan pendidikan di kota Bekasi.
Kami sebetulnya tidak memandang persaingan. Kami ingin bagaimana pendidikan semakin maju. Sehingga kota Bekasi bisa berikan kontribusi generasi terbaik untuk untuk negeri,” ujarnya.

Selanjutnya pihaknya akan melakukan konsolidasi atau penguatan internal pengurus baru.

“Kita coba menguatkan dengan mengadakan pertemuan rutin. Kita memetakan kebutuhan. Setelah Kokoh, kita ekspansi bekerjasama dengan pihak- pihak terkait dan buat program
pelayanan, penguatan, pengembangan dan prestasi,” tukasnya. (Denis)

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru