BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 21 Jun 2022 17:09 WIB ·

Krakatau Bandar Samudera Paparkan Potensi Kargo Curah Indonesia Pada Bilateral Maritime Forum (BMF) di Belanda


 Krakatau Bandar Samudera Paparkan Potensi Kargo Curah Indonesia Pada Bilateral Maritime Forum (BMF) di Belanda Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pemerintah dan BUMN hadir dalam Indonesia-Belanda Bilateral Maritime Forum (BMF ke-4), yang dilaksnakan di Belanda pada tanggal 1–3 Juni 2022 kemarin.

Pembahasan kerja sama yang dibahas dalam BMF ke-4 yaitu Port Development, Renewable Energy, Shipbuilding, dan Maritime Education. Selain itu, BMF mengadakan pertemuan antar CEO perusahaan di sektor maritim dari kedua negara salah satunya yang mewakili Indonesia adalah PT Krakatau Bandar Samudera (KBS).

Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera, Akbar Djohan menyampaikan, dalam salah satu sesi BMF KE-4, KBS memaparkan potensi Krakatau International Port (pelabuhan milik KBS) sebagai pelabuhan curah terbesar di Indonesia yang terintegrasi dari hulu ke hilir dengan fasilitas lengkap baik fasilitas kepelabuhanan maupun transportasi multimoda.

“Berbagai potensi KIP yaitu pelabuhan internasional yang terintegrasi dengan ekosistem jasa logistik yang lengkap, dan juga terintegrasi dengan kawasan industri serta lokasi yang sangat strategis di Kawasan Emas Selat Sunda dengan Jalur Komunikasi Laut 1 (ALKI-1) yang telah menjadi koridor Jaringan Transportasi Eropa–Asia–Afrika,” ungkap Akbar pada Jumat (17/06/2022).

Akbar menambahkan, KIP memiliki 2 terminal (Terminal Cigading 1 – Terminal Cigading 2), dengan total 17 dermaga, fasilitas pegudangan terintegrasi, terminal Batu Bara atau Cigading International Bulk Terminal (CIBT) dan Pusat Logistik Berikat. Digitalisasi juga telah dilakukan oleh KBS dengan platfrom KIPoS untuk memudahkan pelanggan mengakses booking online, monitoring bongkar/muat kargo secara realtime, mendapatkan jaminan keamanan menggunakan sistem Gate Access sehingga hanya kargo yang telah registrasi yang dapat masuk dan keluar kawasan pelabuhan.

“KBS juga berkomitmen untuk menjadi pelabuhan yang ramah lingkungan (EcoPortS), dan konsisten berupaya dalam pelestarian lingkungan, pengelolaan energi, pemberdayaan masyarakat dan implementasi management lingkungan,” terang Akbar dalam keterangan tertulis (08/06/22).

BMF merupakan salah satu bentuk implementasi dari MoU Kerjasama Kemaritiman antara RI-Belanda dan High level meeting dengan Perusahaan Maritim dan Perusahaan Pembiayaan Belanda Dipimpin oleh Presiden Konfederasi Industri dan Pengusaha Belanda VNO-NCW Ms. Ingrid Thijssen dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru