BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Des 2021 16:44 WIB ·

Hidup Tenang Setelah Keluarga Memiliki KIS


 Hidup Tenang Setelah Keluarga Memiliki KIS Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Jamkesnews, Saat ini masyarakat dapat merasakan akses fasilitas kesehatan yang semakin terbuka tentu suatu jaminan kesehatan merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap individu. Tim Jamkesnews berkesempatan berbincang dengan salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yaitu Kurniasih (38). Warga bekasi ini merupakan peserta Program JKN-KIS kelas satu dan sudah cukup lama terdaftar.

“Alhamdulillah saya dan keluarga sudah terdaftar dalam Program JKN-KIS dari kantor suami, terdaftar dalam kelas 1. Besaran biaya iurannya juga lebih besar yang ditanggung dari perusahaan dibandingkan pekerjanya. Menurut saya alhamdulillah sekali dengan iuran segitu sudah bisa untuk sekeluarga, jadi tenang dan aman apabila ada apa-apa bisa langsung berobat, tidak memikirkan uang darimana lagi, yang penting berangkat dulu berobat ikuti alurnya,” jelasnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan saat ini dirinya dan keluarga sangat memanfaatkan KIS untuk berobat. Dirinya sudah beberapa kali menggunakan, keluarganya pun, mulai dari yang sakit biasa hingga waktu itu dirinya ranap inap saat melahirkan di rumah sakit. Dari seluruh pemanfaatan yang dirasakan, Kurniasih cukup puas dan dirinya tidak mengeluarkan biaya untuk seluruh pengobatannya, karena sudah ditanggung sepenuhnya oleh Program JKN-KIS.

“Kalau penggunaanya itu macem-macem kalau sakit saja, termasuk melahirkan juga waktu itu, dulu saya melahirkan menggunakan KIS ini di salah satu rumah sakit dekat sini. Awalnya berobat ke klinik terus dirujuk kerumah sakit, karena yang terdekat dari sini rumah sakit itu ya akhirnya dirujuk kesana. Alhamdulillah pelayanannya juga memuaskan, sudah dekat dari rumah sehingga untuk keluarga pulang pergi juga mudah,” jelasnya.

Berbincang lebih lanjut mengenai perbedaan pelayanan dan pengobatan saat sebelum memiliki Program JKN-KIS dengan sesudah menurutnya memiliki perbedaan tersendiri. Dirinya mengatakan perbedaan terbesar ialah rasa khawatir saat akan ke fasilitas kesehatan dikarenakan apabila belum memiliki jaminan kesehatan, dirinya khawatir biaya pengobatannya atau melahirkannya akan memakan banyak biaya.

“Alhamdulillah sekarang udah ada Program JKN-KIS, dulu sih kalau berobat paling pakai obat warung kalau sakit biasa. Banyakin istirahat aja paling biar segera sembuh, karena mau berobat juga khawatir biayanya besar. Tapi sekarang dapat dengan mudah ke fasilitas kesehatan untuk berobat, biaya sudah ditanggung, klinik dekat rumah, rumah sakit juga dekat jadi biaya yang muncul juga sangat minim sekali, dan yang terpenting bisa menjalani pengobatan dengan tenang,” tutupnya. (VM/pm)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru