BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 15 Nov 2021 20:43 WIB ·

Pentingnya Jaminan Kesehatan Bagi Masyarakat Indonesia


 Pentingnya Jaminan Kesehatan Bagi Masyarakat Indonesia Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang lahir pada tahun 2014 semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh kalangan masyarakat. Salah satunya Anjar Setia Rahayu (37) warga Kota Bekasi yang ditemui oleh Tim Jamkesnews bercerita pengalamannya menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam mengatasi gangguan kesehatannya. Anjar merupakan peserta Program JKN-KIS Kelas 1 yang telah terdaftar dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

“Saya dapat kartu ini dari kantor, untuk penggunaannya sudah beberapa kali saya gunakan untuk berobat, sering sih saya menggunakan contohnya seperti, batuk pilek terus yang terahir saya terkena tipes dan juga untuk suami saat sakit jantung dan alhamdulillah sudah 3 tahun ini tidak pernah control alhamdulillah sehat. Banyak sekali manfaat program ini, terutama dalam penjaminan saat kita berobat,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya pun menjelaskan awal mula bagaiman dirinya dan keluarga terdaftar kedalam Program JKN-KIS. Awalnya dirinya merupakan peserta Jamsostek yang ditanggung dari perusahaan, namun ketika Program JKN-KIS lahir dan pengelolaannya dikelola oleh BPJS Kesehatan maka secara otomatis peserta Jamsostek terkait penjaminan kesehatannya dialihkan kedalam Program JKN-KIS.

“Dari awal saya kerja kan dulu kita memiliki jaminan kesehatan yang dikelola oleh Jamsostek kemudian dialihkan ke BPJS Kesehatan pengelolaannya. Mungkin kalau menurut saya orang yang belum mempunyai BPJS itu sangat disayangkan yah. Karena itu kan yang membantu kita, ibarat kita sakit kan kita tidak tahu kapan waktunya, kalau kita tidak mempunyai biaya maka tidak bisa berobat tetapi kalo sudah memiliki jaminan kesehatan kan jadi tenang,” jelasnya.

Dirinya menceritakan bahwa ketika ke fasilitas kesehatan mendapati antrian yang cukup panjang, namun menurutnya hal tersebut tidak menjadi masalah karena memang prosedurnya harus melalui beberapa tahap. Akses pelayanan fasilitas kesehatan yang semakin terbuka ditambah dengan jumlah masyarakat yang sudah terdaftar kedalam Program JKN-KIS membuat saat ini masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan pelayanan.

“Menurut saya banyak kelebihannya dan sangat amat membantu sih. Dan kalau kekurangan sepertinya minimal, misal kalau ngantri sih wajar yah, karena namanya kan prosedur yah, dan untuk pelayanannya sendiri pun tergantung rumah sakit sih sebenernya yang masih berbeda antar rumah sakit mungkin pemahaman petugasnya aja. Soalnya selama ini saya pakai itu pelayanannya bagus,” tutupnya. (VM/pm)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru