BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 2 Jun 2021 10:53 WIB ·

Kasus Baru Covid 19 Kota Bekasi Tertinggi di Jabar, Heri Koswara: Pemkot Harus Waspada!


 Kasus Baru Covid 19 Kota Bekasi Tertinggi di Jabar, Heri Koswara: Pemkot Harus Waspada! Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Kasus baru Covid 19 di Kota Bekasi menjadi yang tertinggi di Jawa Barat sepekan terakhir (24-30 Mei 2021). Hal ini terungkap dari data yang diunggah Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Provinsi Jawa Barat (Pikobar).

Kota Bekasi 757 kasus
Kota Depok 672 kasus
Kabupaten Bogor 546 kasus
Kota Bandung 518 kasus
Kabupaten Bandung 459 kasus
Kota Tasikmalaya 419 kasus
Kabupaten Garut 400 kasus
Kabupaten Purwakarta 343 kasus
Kabupaten Bandung Barat 338 kasus
Kabupaten Kuningan 320 kasus

Menanggapi kasus baru Covid 19 di Kota Bekasi, Anggota DPRD Jawa Barat Heri Koswara meminta para pihak terkait untuk membuka mata dan meningkatkan lagi kewaspadaan.

“Penambahan kasus baru Covid 19 yang cukup tinggi di Kota Bekasi dalam sepekan terakhir ini tidak boleh dianggap enteng. Semuanya harus bergerak, antisipasi jangan sampai kecolongan. Dampaknya bakal lebih berat jika dibiarkan, harus waspada!” ungkap Heri Koswara kepada awak media di Bekasi, (2/6/2021).

Ia menambahkan, yang pertama harus bergerak menangani kasus baru Covid 19 di Kota Bekasi tentu saja eksekutif Kota Bekasi. Wali Kota dan Wakil Wali Kota, jajaran Dinas Kesehatan serta RSUD. Mereka harus mengecek ketersediaan ruangan di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemkot maupun swasta yang jadi rujukan Covid 19. “Bagaimana faskes kita? Bagaimana pula alat penunjangnya!”

Selanjutnya, kata Heri Koswara, Pemkot harus transparan dalam penyajian data kasus baru Covid 19 di Kota Bekasi kepada masyarakat. “Informasi dan perkembangan penanganan Covid 19 di Kota Bekasi harus terus disampaikan kepada publik, sesuai dengan apa yang nyata terjadi.”

Heri Koswara kemudian mencontohkan yang terjadi di Malaysia. “Kita berkaca dari negara tetangga. Selama ini mereka bagus penanganan Covid 19, tapi kemudian lengah. Sekarang dikhawatirkan Malaysia menjadi India kedua. Kabarnya mereka akan lockdown total dua pekan ini.”

Agar tidak terjadi hal seperti itu, Kata Heri Koswara, maka segala sesuatunya harus dipersiapkan. Dimulai dari yang terkecil. Masyarakat Kota Bekasi harus kembali diingatkan bahwa Pandemi Covid 19 masih ada. “PKS nya harus kembali ditingkatkan!”

Apa itu PKS?

“P itu pakai sabun saat cuci tangan, K itu kenakan masker dan S itu selalu jaga jarak. Itu dulu. Terus yang paling penting adalah berdoa, memohon pertolongan Allah SWT,” ungkap Heri Koswara.

Terakhir, Heri Koswara mengatakan partai yang dipimpinnya, PKS selalu serius dalam hal penanganan Covid 19 di Kota Bekasi. Secara berkala melakukan sosialisasi bahaya Covid 19, melalui baliho, spanduk, maupun diskusi-diskusi langsung bersama pakarnya secara daring melalui aplikasi zoom ataupun youtube. Selain itu juga dampak ekonomi dipikirkan. Pengurus partai di tingkat DPC hingga DPRa dan tingkat RT/RW terus melakukan kegiatan sosial, seperti sembako murah, pangan bersubsidi dan program-program pemberdayaan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru