BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 11 Apr 2020 16:34 WIB ·

PPSU Kalianyar Gercep Lakukan Disinfektan, Ketua RW 03 Isolasi 2 Keluarga


 PPSU Kalianyar Gercep Lakukan Disinfektan, Ketua RW 03 Isolasi 2 Keluarga Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Antisipasi penyebaran wabah pandemi Coronavirus Deseas 19 (Covid19) di wilayah kelurahan Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bergerak cepat melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan warga RW 05 malam itu juga (10/4).

Lurah Kalianyar, Daniel Azka Alfarobi menyatakan aksi penyemprotan desinfektan tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya. “Ini kami lakukan langsung setelah jenazah dievakuasi ke RSUD Tarakan, dengan fokus kami terhadap jalan umum dan sekitarnya,”
ujarnya lewat pesan singkat, Sabtu, (11/4/2020)

Meskipun Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tidak menggunakan standart Alat Pelindung Diri (APD) medis, kata Daniel, namun tetap mengikuti standart protokol Covid-19 yakni, menggunakan masker, Pelindung wajah (Face shield dan baju pelindung, sementara untuk disinfektan mengikuti arahan Dinas Kesehatan.

Hal serupa juga dilakukan oleh ketua RW 03, Agus Sukardi bersama pengurusnya melakukan tindakan penyemprotan dan himbauan PSBB di lingkungan tersebut.

Selain itu juga ia melakukan tindakan isolasi mandiri terhadap 2 kepala keluarga yang berstatus ODP dengan menyiapkan seluruh kebutuhan pangan dan kesehatannya.

“Kami sedang melakukan proses isolasi mandiri bagi warga saya, yakni ketua RT 002 dan kader Dasawisma. Sementara untuk seluruh kebutuhan pangan dan kesehatan mereka, kita drop dari pengurus RW dan RT setempat,” tukasnya.

Rencananya suplai kebutuhan pangan dan kesehatan keluarga tersebut untuk 4 hingga 5 hari kedepan hingga ada kabar hasil pemeriksaan Swab Test dari RSUD Tarakan.

“Kalau memang nantinya dinyatakan positif maka isolasi akan dilakukan selama 14 hari kedepan, namun kalau dinyatakan negatif mungkin kita perlu waktu hanya 4 sampai 5 hari saja,” pungkasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru