BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 10 Apr 2020 02:07 WIB ·

Politisi PKB: Guru Honorer dan Guru Ngaji harus Dimasukkan Skema Safety Net


 Politisi PKB: Guru Honorer dan Guru Ngaji harus Dimasukkan Skema Safety Net Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kota Bekasi, Ahmad Ushtuchri menyatakan guru honorer dan guru ngaji harus dimasukkan skema Savety Net karena menjadi bagian dari masyarakat yang terdampak covid-19.

“Seperti diketahui yang terdampak covid19 itu profesi mereka yang berpenghasilan harian, seperti pedagang keliling, ojek online, pedagang kecil UKM, karyawan yang dirumahkan, pegawai yang tidak dibayar (unpaid) dan guru honorer, yang juga terdampak akibat berhentinya aktivitas belajar mengajar,” kata Ushtuchri saat dihubungi Bekasimedia, Jumat (10/4/2020).

Meskipun pemerintah sudah mencanangkan kegiatan belajar online (home learning), tetapi, kata Ustuchri, guru-guru honorer ini masih mengandalkan masukan harian. Misalnya lewat les, pelajaran tambahan atau mengajar di beberapa sekolah.

“Nah ini saya kira segmen yang harus diperhatikan termasuk guru-guru ngaji, yang di pelosok, di Majelis Taklim, di langgar-langgar, mengingat jasa mereka besar mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menguatkan bangunan kebatinan dan juga ruhani masyarakat kita. dua segmen ini saya harap juga jadi perhatian pemerintah,” jelasnya.

Seperti diketahui, di tengah persebaran covid19 yang semakin mengkhawatirkan di tanah air, pemerintah pusat, provinsi dan daerah sudah menelurkan berbagai macam kebijakan savety net. Bantuan PKH, sembako, Bantuan sosial dari Kementerian Sosial juga bantuan Sosial Gubernur.

“Kita juga berharap nanti akan dialokasikan anggaran dari kota Bekasi, semoga ini tepat sasaran, datanya valid dan dialokasikan kepada mereka yang benar-benar terdampak,” tukasnya.

Oleh karena itu Ushtuchri mendorong Pemkot me-refoccusing dan merealokasi anggaran untuk mereka yang terdampak termasuk di antaranya bagi guru honorer dan guru ngaji. (denis)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru