BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 29 Feb 2020 01:30 WIB ·

US Air Force Band of the Pasific Kolaborasi Budaya dengan Santri Bekasi


 US Air Force Band of the Pasific Kolaborasi Budaya dengan Santri Bekasi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Annur Islamic Boarding School Bekasi kedatangan band militer Angkatan Udara asal Amerika Serikat, Jum’at (28/2/2020). Dengan membawa misi perdamaian United State Air Force Band of the Pasific yang terdiri dari 9 personel ini ingin berkolaborasi budaya dan berdialog langsung dengan komunitas pesantren di Indonesia, terutama pesantren Annur Bekasi.

“Kedatangan kami band tentara angkatan udara Amerika Serikat dengan misi utamanya adalah melakukan roadshow ke seluruh negara-anegara yang memiliki hubungan baik dan diplomatik serta kedekatan dengan USA,” ujar Patrick Phillip Brush.

Sementara itu, Cultural Affairs, Embassy of the United States of America, Luthfi Abdurrahman mengatakan bahwa kegiatan ini informal ‘ngobrol bareng’ atau dialog interaktif dengan para santri dan diselingi dengan kolaborasi antara musik jazz dari band US Army dan Nasyid serta Hadroh dari santri pondok pesantren Annur.

Ada empat perform music yang akan ditampilkan antara lain music jazz, musik Amerika, soft American Music dan musik latin.

Patrick Phillip Brush, salah seorang pemain trumpet band US Army mengatakan ada kemiripan antara Bekasi dengan kotanya di Puerto rico, terutama dari segi budaya, tata kota dan alamnya dan seperti kebiasaan sehari-harinya di sana.

“Bedanya di sini banyak jalan-jalan tikus, sering kali kita tidak melihat ada jalan belok tiba tiba ada jalan belokan, kalau di Puerto rico jalan-jalannya di-setting agak lebih besar dan lebar, apalagi kita tadi masuk dari kawasan mal Summarecon lalu masuk ke jalan KH. Mochtar Thabrani jalannya masih jalan tradisional,” sambungnya.

Lalu transformasi budaya, mengapa harus dengan militer?

“Karena musik merupakan bahasa universal, bagi kami datang dengan musik menjadi lebih mudah untuk berkomunikasi, berkolaborasi dan berkenalan karena misi utamanya adalah perdamaian. Sedangkan dari kedutaan besar AS juga ingin membangun pemahaman dan memperkuat hubungan antara sipil dengan masyarakat Amerika Serikat,” jelas Patrick kemudian.

Pesan yang ingin disampaikan dalam kegiatan ini adalah bertemunya budaya untuk saling berkolaborasi karena dari situ akan terjadi saling bertukar pendapat dan menjadikan hal yang indah. (denis)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru