BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Feb 2020 02:54 WIB ·

Musda DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Pengamat Politik: Peluang Aklamasi Sangat Mungkin


 Musda DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Pengamat Politik: Peluang Aklamasi Sangat Mungkin Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pengamat politik Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, Adi Susila menyatakan peluang untuk mengambil jalan aklamasi sangat mungkin bagi Partai Golkar dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar kota Bekasi yang akan berlangsung tahun ini (2020).

“Sangat mungkin. Mungkin mereka mencari jalan terbaik supaya tidak terjadi perpecahan, bisa saja tapi terus terang saya tidak tahu petanya, artinya apakah di antara faksi-faksi itu saling berkompetisi atau tidak? saya kurang mengetahui,” ujarnya kepada bekasimedia.com lewat sambungan telepon selulernya, Sabtu, (22/2/2020)

Adi menambahkan, tergantung petanya, di setiap partai ada faksi-faksi, maka akan sangat tergantung dengan hal itu. “Golkar itu kan ada dari Kosgoro, Soksi, MKGR dan lainnya,” imbuhnya.

“Kalau melihat kepemimpinan Pak Pepen yang sangat kuat di Golkar bisa jadi aklamasi, artinya peluangnya sangat mungkin,” sambungnya.

Ia menilai, dinasti untuk regenerasi Golkar sangat memungkinkan apalagi hal tersebut juga terjadi di mana mana, termasuk di partai yang lain.
“Diturunkan ke bapaknya atau anaknya. Kita lihat di kabupaten juga begitu, kemudian Purwakarta dan Indramayu hampir semua begitu,” lanjutnya.

Saat ditanya bagaimana lawan politik melihat konstalasi politik tersebut? Adi menyatakan tahun politik mendatang (Pemilu serentak 2023) partai-partai yang bisa mencalonkan wali kota sendiri antara lain PKS, PDIP dan Golkar.

“Iya kalau dari sisi kepartaian sangat mungkin, cuma kasus yang kemarin kan kita melihat PDIP yang punya hak untuk mencalonkan malah tidak mencalonkan, mungkin yang konsisten PKS, kalau yang lain-lain ini saya melihat tidak ada kepemimpinan yang kuat. Sementara PKS sendiri tradisinya memang begitu, dia sudah mempunyai sistem yang kuat. kita ketahui PKS melakukan pemilihan internal dan pasti PKS ada calon,” jelas Adi yang juga dosen jurusan program studi administrasi negara.

Terkait calon kuat dari PKS yang disinyalir memunculkan nama Ahmad Syaikhu, Adi menjawab tidak mengetahui dengan pasti. Namun ia menegaskan bahwa PKS memang tradisinya kuat, jika ada peluang, pasti dimanfaatkan dengan baik. (denis)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru