BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Jan 2020 14:40 WIB ·

IPEMI Bekasi Timur Pelopori Bantuan untuk Warga Korban Banjir yang Belum Tersentuh


 IPEMI Bekasi Timur Pelopori Bantuan untuk Warga Korban Banjir yang Belum Tersentuh Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Cabang Bekasi Timur bersama Koperasi Mandiri Sejahtera Bekasi hari ini Senin (6/1/2020) melakukan kegiatan bakti sosial peduli korban bencana banjir di wilayah Perumahan Durenjaya, Blok B Jalan Candi Brahma II, Durenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

IPEMI juga memberikan bantuan bagi warga yang bermukim di bantaran kali Jalan raya terusan Underpass, Bekasijaya, Bekasi Timur yang menjadi korban bencana banjir 4 meter dan belum tersentuh bantuan apapun dari pemerintah kota Bekasi kecuali dari IPEMA, ujar Pembinanya Hj. Bunda Laksmi Yantini saat terjun dan berdialog langsung dengan warga ke lokasi.

“Sangat terkesan dan terharu melihat kehidupan masyarakat kita sangat miskin hidup di bantaran kali dan mereka mengeluh pemerintah daerah belum pernah menyentuh bantuan bagi warga di sini,” ujar Laksmi kepada bekasimedia.com.

Kepada Laksmi mereka mengaku hanya diberi beras untuk 115 kepala keluarga saja, sedangkan yang lainnya tidak. Jadi belum ada yang turun peduli.

“Kemudian yang ditangisi mereka yakni anak-anak mereka tidak bisa sekolah karena baju seragam mereka telah hanyut oleh lumpur, kemudian juga buku- buku pelajaran dan sepatu mereka semuanya hanyut dan mereka tidak bisa menyelamatkan apa apa lagi kecuali baju satu satunya yang melekat di badan mereka,” jelasnya.

Sementara orangtua anak-anak ini bingung bagaimana membeli buku paket seharga 50 ribu untuk 12 mata pelajaran atau sekitar 650 ribu/anaknya.

“Sedangkan yang diharapkan mereka adalah guru itu memberikan buku paket ini secara gratis, karena kalau tidak anak anak mereka tidak bisa bersekolah,” imbuhnya.

Laksmi menyatakan harapan orangtua jangan sampai anak-anak mereka itu tidak bersekolah. Mereka memikirkan cara bagaimana anak-anak mereka bisa kembali bersekolah.

“Jadi menurut saya mereka harus dibantu.
Harus ada gerakan moral secara massif dari organisasi apapun supaya mereka anak-anak ini dibantu hingga tamat setingkat SLTA/SMK. Kalau mereka tamat SMK mereka anak anaknya bisa kerja. Untuk pelayan restoran saja harus mempunyai ijazah SMK, minimal mereka sudah mendapatkan gaji 3 juta dan berarti hidup mereka sudah bisa layak, sementara kalau anak tersebut tidak tamat SLTA hidup mereka akan seperti apa nantinya? mungkin hanya jadi kuli. Nah itulah yang jadi pemikiran kita bahwa seluruh organisasi itu bisa membantu dan jangan hanya seremonial saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua IPEMI Cabang kota Bekasi, Nuraini menyatakan aksi solidaritas ini dilakukan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat kota Bekasi yang terdampak banjir.
(denis)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru