BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 5 Jan 2020 08:54 WIB ·

PKS Jatiasih bersama TNI Polri Gotong Royong “Gerebek Bersih” Lumpur Tebal PGP


 PKS Jatiasih bersama TNI Polri Gotong Royong “Gerebek Bersih” Lumpur Tebal PGP Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Hari kelima pasca banjir, Anggota legislatif PKS dan TNI-Polri bersinergi membantu proses membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatirasa, Jatiasih, kota Bekasi.

Anggota dewan fraksi PKS, Latu Har Hary bersama Dandim 0507 Kota Bekasi yang dipimpin kolonel Inf Rama Pratama, bersama sejumlah relawan dan masyarakat meninjau lokasi serta bekerjasama membersihkan lumpur tebal sisa banjir di PGP tepatnya RW 8 RT 1. Di mana wilayah ini terdampak banjir cukup parah.

“Saya sebagai Aleg kota Bekasi memantau jalannya gotong royong ini, semoga kami ke depannya bisa bersinergi dengan semua pihak untuk bisa menyelesaikan permasalahan banjir,” jelas Latu.

Sementara itu, Dandim Kota Bekasi, Kolonel Infantri Rama Pratama menjelaskan, pihaknya mengerahkan 150 personel batalyon mekanis 202 dengan Kodim termasuk 1 SSK Brimob sebanyak 100 orang.

“Ini aksi gabungan bukan hanya TNI saja tapi Polri, Ormas, semua terlibat,” ujar Rama.

Kendati demikian, kata Rama, aksi “Gerebek bersih” gabungan tersebut sedikit terkendala karena minimnya kendaraan pengangkut sampah juga tidak adanya alat penyedot lumpur.

“Selama ini yang bisa kami lakukan secara manual, kami lakukan saja untuk mengurangi,” jelasnya.

Rencananya kegiatan bersih-bersih ini akan berlangsung sampai hari Senin (6/1/2020).

Rama mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan curah hujan karena menurut BMKG, tanggal 5 hingga tanggal 7 Januari, curah hujan akan kembali tinggi di Bekasi. Sementara di Bogor curah hujan tinggi diperkirakan masih akan terjadi hingga tanggal 11.

“Jadi perlu diantisipasi. Khususnya pengamanan pribadinya. Yang dipentingkan evakuasi dulu. Evakuasi adalah keputusan yang bijak. Sementara kesampingkan harta benda dulu. Selamat dulu saja,” tukas Rama. (denis)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru