BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 26 Des 2019 22:04 WIB ·

Mabes Peka Uighur Desak Pemerintah RI Usir Dubes China dari Indonesia


 Mabes Peka Uighur Desak Pemerintah RI Usir Dubes China dari Indonesia Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Koordinator Daerah Masyarakat Bekasi Peduli Kemanusian (Mabes Peka) Uighur, Verry Koestanto menyatakan pemerintah komunis China harus segera menghentikan kebiadaban mereka atas Muslim Uighur. Sikap tersebut diambil karena menurutnya pemerintah komunis China telah melakukan kejahatan kemanusiaan berat.

“Sesuai dengan konstitusi negara kita bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Bahwa pemerintah komunis China hari ini telah melakukan penjajahan kepada Muslim Uighur, di mana mereka adalah warga asli Turkistan Timur. Mereka bukan masyarakat dari China tapi dijajah oleh pemerintah komunis China yang akhirnya mereka diberdayakan,” ujarnya kepada awak media, Kamis (26/12/2019).

Bahkan, kata Verry, sekarang bukan hanya dijajah namun juga dihinakan, tapi juga diperkosa dengan biadab. Maka hari ini Masyarakat Bekasi Peduli Kemanusiaan (Mabes Peka) Uighur muncul dari berbagai macam ormas Islam hadir di sini.

“Jadi hari ini Mabes Peka Uighur menyampaikan kepada masyarakat dunia khususnya kepada pemerintah negara Republik Indonesia untuk menyuarakan, memberikan sikap bahwa pemerintah komunis China ini harus segera menghentikan kebiadabannya. Kalau memang tidak bisa menyuarakan, minimal usir duta besar China yang ada di negeri ini,” sambungnya.

Masalahnya hari ini, kata Verru pemerintahan kita utang budi kepada pemerintah komunis China. “Nah ini yang sangat mengkhawatirkan kita sebetulnya, sehingga suara kita, suara pemerintah, seakan akan tidak bisa berucap karena ada utang budi. Untuk itu kami sebagai masyarakat sangat mendukung pemerintah manakala pemerintah berbuat yang adil, bertindak berani, tidak perlu hutang, kita bersama masyarakat siap untuk bekerjasama mendukung,” tegasnya.

Verry menegaskan aksi tersebut baru pemanasan dengan mengumpulkan warga Bekasi. “Besok kita sebagai warga masyarakat Bekasi akan hadir di kedubes China untuk mengepung bahkan jika memungkinkan kita akan mengusir mereka agar tidak kembali lagi ke Indonesia,” pungkasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru