BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 26 Nov 2019 11:50 WIB ·

BMKG: Bekasi Aman dari Tsunami Tetapi Tidak Terhadap Gempa


 BMKG: Bekasi Aman dari Tsunami Tetapi Tidak Terhadap Gempa Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Staf Observasi Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Rafdi Ahadi Triputra menyatakan Bekasi aman dari tsunami tetapi tidak aman terhadap gempa. Hal tersebut ia ungkapkan dalam kegiatan Workshop Penyusunan Dokumen Rencana Kontijensi Gempa Bumi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bekasi di hotel Merapi Merbabu, Rawalumbu, kota Bekasi, Selasa (26/11/2019).

“Sesar Cimandiri berpengaruh tapi tidak seperti sesar Subang. Sesar Subang itu magnitude nya diperkirakan 6.9 – 7 SR. Mungkin Bekasi aman terhadap tsunami tapi tidak aman terhadap gempa,” ujarnya di hadapan peserta.

Sesar adalah patahan yang terjadi di bawah permukaan bumi yang akan saling berdorongan satu sama lain yang mengakibatkan terjadinya gempa bumi.

Menurut Rafdi, untuk kontijensi gempa bumi ini yang perlu dilakukan adalah melihat bagaimana getaran gempa bumi akan berdampak kepada kota Bekasi itu sendiri. “Kita ketahui sesar yang akan berdampak itu ada tiga yaitu Sesar Cimandiri, Sesar Lembang dan Sesar Subang. Kita masih teringat bagaimana gempa di daerah Pelabuhan Ratu beberapa waktu lalu yang mengakibatkan getaran di wilayah DKI Jakarta hingga ke kota Bekasi,” jelasnya.

Potensi ancaman terbesar di sesar ini, untuk mengetahui seberapa besar ketika gempa ini terjadi pihaknya akan melihat pemodelan yang terjadi di daerah kota Bekasi.

“Bagaimana getaran yang berdampak pada setiap kecamatan akan berbeda tinggi/kuat, sedang ataupun rendah getarannya. Kemudian juga struktur bebatuan di bawah tanah sangat berpengaruh terhadap getaran yang dirasakan oleh manusia di atas permukaan bumi,” sambungnya.

Dokumentasi kontijensi ini, kata Rafdi sangat baik. Pemerintah bisa melakukan antisipasi dengan adanya dokumen ini. “Selain itu juga getaran yang dirasakan oleh warga kota Bekasi ketika terjadi gempa bumi dari hasil pemodelan tersebut kita akan mengetahui,” tukasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 545 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru