BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 17 Jul 2019 04:32 WIB ·

Pengamat Politik: Kekuatan PKS di Parlemen Masif, Petahana Harus Lebih Kuat


 Pengamat Politik: Kekuatan PKS di Parlemen Masif, Petahana Harus Lebih Kuat Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta Dr. Dirgantara Wicaksono menilai kekuatan PKS di parlemen secara umum cukup massif, terutama di kota Bekasi. Ia memprediksi kebijakan pemerintah daerah dibawah kepemimpinan petahana (Rahmat Effendi-red) akan diawasi lebih kuat, bahkan sangat mungkin terjadi gesekan. Untuk itu ia memberikan masukan agar petahana lebih menguatkan koalisinya.

“Kalau saya pribadi, melihat kekuatan PKS ini sekarang udah masif di parlemen, pelantikan Agustus mendatang kita akan lihat akan ada perubahan apa? akan ada regulasi apa? kan ini anti tesa kan. Kebijakan-kebijakan pemda di bawah petahana sekarang ini apakah sejalan atau ada gesekan-gesekan dan menurut saya petahana perlu dikuatkan kembali,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Rabu (17/7/2019).

Meskipun Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahjono yang tadinya berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) lalu lompat ke PDIP, manuver ini dinilai Dirgantara, belum bisa mewakili perubahan konfigurasi politik ke depan.

“Saya belum bisa memperkirakan, tetapi pindahnya Mas Tri (Tri Adhianto-red) ke PDIP belum cukup. Kalau menurut saya sih tetap gak akan mulus,” sambungnya.

Dirgantara menilai memori Pilpres 2019 masih sangat cukup kuat. Dimana PKS, Gerindra, PAN dan Demokrat berkoalisi di tingkat nasional. “Barisan ini bisa memperkuat barisan baru untuk mengkritisi petahana di Kota Bekasi. Setidaknya minimal PKS, Gerindra dan PAN ya. Kecuali Demokrat.”

Khusus untuk PKS, Dirgantara menilai, kekuatan partai ini menarik, khususnya di Bekasi. “Misalnya contoh Garbi (Ormas sempalan PKS yang dipimpin Fahri Hamzah-red), Orang-orang menilai Garbi akan jadi partai, tetapi PKS di Bekasi tetap massif, tetap solid dan makin kuat di parlemen. Yang pasti akan banyak keputusan yang bisa mengimbangi petahana.”

Meski demikian, Dirgantara menilai, meski PKS solid dan mendapatkan suara yang banyak di Pileg 2019, tetap saja tidak bisa memutuskan kebijakan baru di legislatif. “Meski oposisi, tetap harus ada komunikasi politik. Menyusun Bekasi yang baru dari parlemen. Bekasi yang unggul. Punya kekuatan baru di industri kreatif, atau tempat-tempat lapangan pekerjaan baru untuk milenial.”

Jika petahana dan oposisi sama-sama kuat dan bagus, Bekasi yang Ihsan akan bisa tercapai. (dns)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru