BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Mei 2019 02:54 WIB ·

Pleno KPU Kota Bekasi Terhambat, Ketua KPU Butuh Tambahan Waktu


 Pleno KPU Kota Bekasi Terhambat,  Ketua KPU Butuh Tambahan Waktu Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ketua KPUD Kota Bekasi, Nurul Sumarheni dalam sidang pleno rekapitulasi suara pemilu 2019 mengatakan proses rekapitulasi suara KPUD Kota Bekasi tidak bisa selesai segera mungkin karena beberapa kendala di lapangan. Oleh karena itu ia meminta peserta pleno agar memaklumi dan menunggu.

Salah satu alasan keterlambatan pleno antara lain beberapa PPK belum menyerahkan Kotak suara.

“Kami melihat perkembangan teman-teman di PPK yang belum semua selesai jadi harus ada tambahan waktu. Hari ini saja harusnya Bantar Gebang kita bacakan tapi mereka belum sampai. Kotaknya juga Belum ada. Ya sudah terpaksa pending lagi,” kata Ketua KPUD Kota Bekasi, Nurul Sumarheni di hotel Horison, (5/5/2019).

Terpaksa kata Nurul jika Bantar Gebang dan beberapa wilayah di Kota Bekasi lain belum menyerahkan Kotak suara KPUD harus menambah jumlah hari proses rekapitulasi.

Untuk proses pelaporan sendiri, kata Nurul berjenjang. Setelah merekap di tingkat Kota, dilanjutkan ke provinsi. Proses perekapan dimulai tanggal 8 hingga 12 Mei 2019. Nurul menjanjikan proses rekapitulasi di KPUD Kota Bekasi selambat-lambatnya harus selesai tanggal 7 Mei 2019, sesuai tahapan.

Saat ditanya kendala di lapangan selama proses rekapitulasi, Nurul menjelaskan biasanya dari pihak saksi dan kekurangan SDM.

“banyak saksi di lapangan ingin semuanya selesai sesegera mungkin. Kendala mereka kan inginnya clear, kan inginnya dibaca 1 plano nah ini yang bikin lama. C1 plano. Kedua keterbatasan SDM juga.
Kayak Utara itu orangnya PPS-nya pada sakit. Dalam beberapa hari
Cuma buka 3 line, belakangan baru 5 line.
Yang cepet itu kan yang banyak line,” jelas Nurul.

Namun secara umum, kata Nurul proses pemungutan dan rekapitulasi suara di Kota Bekasi berjalan Kondusif. (Dns)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru