BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 24 Apr 2019 00:52 WIB ·

Bambang Widjojanto: Militansi Emak-emak Kawal Suara Selamatkan Kedaulatan Rakyat


 Bambang Widjojanto: Militansi Emak-emak Kawal Suara Selamatkan Kedaulatan Rakyat Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pimpinan KPK periode 2011-2015, Bambang Widjojanto menyatakan peran emak-emak dalam gelaran Pilpres dan Pileg tahun 2019 ini luar biasa. Sejak hari H pencoblosan hingga saat ini para ibu ini tidak letih mengawal suara rakyat.

“Yang paling menarik di beberapa tempat peran emak-emak itu luar biasa. Sejak hari pertama di TPS. PPK peran sertanya luar biasa,” jelas Bambang saat ditemui Bekasimedia.com di lokasi PPK, Durenjaya, Bekasi Timur, kota Bekasi. (23/4/2019).

Kata Bambang, karena pemilu kali ini prinsipnya benar-benar terbuka. Bukan hanya saksi, seluruh masyarakat bahkan bisa melihat.

“Kedua, yang saya lihat, datanya luar biasa.
Kebetulan di Bekasi Timur, formulir C1 ini menunjukkan bahwa kerja emak-emak dan saksi-saksi untuk kumpulkan C1 supaya proses ini bisa akuntabel jadi tak ada kecurangan,” sambungnya.

Bambang mengaku sudah menyaksikan sendiri bagaimana semangat emak-emak mengawal suara.

“Saya dapat data, dengan hasil yang ada di seluruh Bekasi Timur, luar biasa sampai jumlah pemilih wanita pria, jumah calon suara 01, 02 detail. 45,8% untuk 01. 54,2 % untuk 02,” katanya kemudian.

Bambang menyatakan Ada dua hal penting dalam gelaran Pilpres dan Pileg tahun ini yakni, Pertama; keberhasilan proses Pilpres maupun Pileg itu didukung militansi emak-emak. Bahasa kerennya, kata Bambang, Ibu-ibu telah menyelamatkan kedaulatan rakyat.

“Kedua, kemampuan mengumpulkan C1, terutama untuk suara paslon 02 itu kerjanya sistematis. Jadi nggak ada curang, kalau ada data,” ujarnya.

Hasilnya, kata Bambang, Quick Count sebagaimana berhala hari ini berhasil diruntuhkan. Terbukti bahwa QC itu membesar-besarkan satu dan menjungkalkan lainnya tidak berhasil.

Kendati demikian, Bambang berharap yang harus dikedepankan adalah kejujuran. Karena kalah atau Menang, jika tak jujur, percuma.

“Kita berharap prosesnya baik, nggak curang, jujur. Damai, persatuan dengan jujur. Yang harus kita lawan adalah ketidakjujuran. Bukan soalan siapa kalah siapa menang,” jelasnya.

Bambang juga berharap partisipasi Ibu-ibu ini bukan hanya semangat mengawal Pilpres dan Pileg melainkan di semua sektor pembangunan.

“Ada dua yang menarik. Hari ini seorang pimpinan ditentukan oleh publik. Jadi kalau Ada yang mau merampok suara publik, harus berhadapan dengan rakyat. Kedua
Keterlibatannya bukan secara artifisial melainkan kesungguhan, bahkan tidak dibayar. Persis zaman kemerdekaan. Untuk merampas kemerdekaan dari penjajah kolonial,” tukasnya.

Bambang berharap sekali lagi semoga dengan keterlibatan Ibu-ibu bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. (Dns)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru