BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 3 Feb 2019 10:52 WIB ·

17 Tahun, Jamaah Masjid Al Muhajirin BTR Pertahankan Tradisi Liqo


 17 Tahun, Jamaah Masjid Al Muhajirin BTR Pertahankan Tradisi Liqo Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – 17 tahun sudah, jamaah Masjid Al Muhajirin, Blok E Perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR), Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi mempertahankan tradisi halaqah liqo setiap Sabtu malam ba’da magrib.

Halaqah Liqo’ yang bermakna ‘lingkaran pertemuan’ identik dengan pengajian. Dimana orang-orang yang ikut dalam pengajian duduk melingkar atau bahasa lainnya bisa disebut ‘majelis taklim’, atau forum yang bersifat ilmiyah.

Bertindak sebagai narasumber murabbi (guru) Liqo’, Ustadz H.Mohammad Subchansyah, ST, yang juga pembina Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al Quran Al Marhamah, Jalan Betok, RT02/05, Kampung Cimuning Gondang, Mustikajaya.

Ustadz Subchansyah yang tak pernah merasa bosan memberikan kajian penambahan ilmu-ilmu ke-islaman secara berkelanjutan.

Pada Liqo’ kali ini, Sabtu (2/2/2019), dihadiri Sugeng Wiyono, calon legislatif (caleg) Kota Bekasi nomor urut 10 untuk daerah pemilihan (dapil) 3 (Rawalumbu-Mustikajaya-Bantargebang) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketertarikan Mas Sugeng sapaan akrab Sugeng Wiyono pada Liqo tersebut berawal atas ajakan seorang jamaah. “Saya sangat bersyukur diajak dan berterimakasih dapat bergabung bersama jamaah di rumah Allah yang mulia ini,” kata Mas Sugeng setelah mendengar kajian disampaikan Ustadz Subchansyah tentang ‘penyebaran berita bohong atau hoaks’ yang pernah menimpa keluarga Nabi Muhammad SAW.

Selain kajian yang sangat bermanfaat disampaikan ustadz Subchansyah, kata Mas Sugeng, tercermin banyaknya hoaks yang saat ini. Namun, yang lebih mengejutkannya adalah eksisnya Liqo’ Arhamah ini hingga belasan tahun tanpa bosan dan henti dari jamaah.

“Yang mengagetkan, Liqo ini bisa bertahan hingga belasan tahun sampai sekarang tetap berjalan. Suatu hal yang tidak mudah untuk mempertahankannya dengan kelompok kecil jamaah tidak pernah bosan menimba ilmu di rumah Allah ini. Sungguh, saya sangat apresiasi. Insya Allah saya dapat hadir dan terus bersilaturahmi dengan jamaah di sini,” ungkapnya.[pb]

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru