BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 16 Jan 2019 03:04 WIB ·

Konferensi Internasional di Era Digital tak Harus Bertemu?


 Konferensi Internasional di Era Digital tak Harus Bertemu? Perbesar

Oleh: Dr. Diyah Yuli Sugiarti S.E.,M.Pd.I, Ketua program Studi Magister Managemen Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana Unisma Bekasi

Zaman telah berubah dengan kehadiran teknologi. Di era digital saat ini memberikan peluang yang sangat besar termasuk dalam dunia pendidikan.

Pendidikan perguruan tinggi yang dituntut melakukan penelitian dan publikasi hasil penelitian biasanya kinerjanya dilihat dari keaktifannya di ajang pertemuan ilmiah nasional maupun internasional.

Sebuah publikasi hasil penelitian saat ini menjadi keharusan, sehingga manfaat hasil penelitian akan dibaca, didiskusikan, dipahami dan bisa diterapkan oleh masyarakat luas. Bahkan melalui publikasi terkadang mampu menjadi masukkan kebijakan pemerintah serta mengubah kebudayaan dan peradaban manusia.

Maka penyelenggaraan konferensi di mana-mana mulai laris diburu khususnya yang memiliki akreditasi, bereputasi dan terindeks.

Di era digital, perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) telah melahirkan sebuah Konferensi berbasis TIK akan menjadi kesempatan sempurna untuk memamerkan hasil penelitian di depan masyarakat hanya dengan menggunakan PC atau smartphone dengan kenyamanan rumah, kantor, perpustakaan, dan lain-lain.

Konferensi ini akan menghemat sumber daya dalam hal waktu, energi, uang, dan biaya overhead lainnya dari pemangku kepentingan.

Salah satu yang bisa kita lihat adanya Konferensi yang akan diselenggarakan pertama kalai yaitu tentang PENGEMBANGAN MEDIA MASSA DI MALAYSIA DAN INDONESIA di mana Dr. Siti Suriani Othman (Faculty of Leadership & Management) dari Universiti Sains Islam Malaysia menjadi sebagai Conference Chair.

Konferensi ini akan diselenggarakan secara Online oleh Universiti Sains Islam Malaysia dan Universitas Islam Bandung, Indonesia, dalam kolaborasi teknis dengan GIAP Journal, India, pada 25 Januari 2019.

Konferensi ini adalah pengembangan media massa di Malaysia dan Indonesia. Dan ditujukan secara global. Tidak ada biaya untuk menghadirkan atau menghadiri konferensi.

Karena peserta memang tidak perlu hadir dalam suatu hotel. Untuk menghadiri delegasi konferensi ini hanya dilerlukan internet seluler 4G atau koneksi Wi-Fi atau LAN berkualitas baik, dengan PC / Ponsel Pintar. Dengan mengunduh aplikasi web di PC / Laptop atau aplikasi seluler di Android atau iPhone.

Setelah mendaftar di tautan yang telah ditetapkan maka peserta akan mendapatkan email dengan tautan dan instruksi konferensi. Tautan konferensi ini (diberikan dalam email) dàn hanya perlu diklik pada hari konferensi.

Semoga ini akan menjadi konferensi yang inspiratif dan membawa kemajuan dunia pendidikan.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru