BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Des 2018 08:01 WIB ·

Memaksimalkan Keterwakilan Legislatif Perempuan di Parlemen


 Memaksimalkan Keterwakilan Legislatif Perempuan di Parlemen Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Aktivis sosial dan kemanusiaan, Sukismo, memaknai peringatan hari ibu 22 Desember sebagai momen paling berharga untuk mempelajari ketangguhan sosok perempuan ibu kita dalam menumbuhkan anak anaknya menjadi lebih berdaya dan survive.

Sejak dalam kandungan hingga anak dilahirkan, seorang ibu sudah mempertontonkan optimisme sekaligus pengorbanan, bahkan masih terus berlanjut hingga anak dibekali dengan pendidikan sehingga menjadi lebih kuat dan siap untuk dilepas di dunianya kelak.

“fragmen peristiwa kehidupan ibu kepada anaknya sangat menginspirasi kita sebagai penerus generasi pengemban dakwah, kesabaran dan ketangguhan para ibu adalah keteladanan yang istimewa bagi para juru dakwah dalam membangun tahapan peradaban dan kemuliaan Bangsa. Untuk itu kita harus belajar banyak atas kesabaran dan keteguhan para ibu,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Sabtu saat ditemui usai melaksanakan senam bersama emak-emak Bekasijaya, Bekasi Timur (22/12/2018)

Selain memperingati hari ibu, Sukismo juga mengingatkan momentum pemilihan legislatif dan presiden 2019 mendatang tidak lepas dari peran kaum perempuan. Oleh karena itu ia semangat mengingatkan emak-emak untuk sedikitnya mau melek politik agar mengenal siapa yang mewakilinya kelak di parlemen.

Ia menyatakan Pileg dan Pilpres 2019 juga merupakan momentum “pertarungan” dan transformasi keteladanan serta nilai-nilai kemanusiaan, di mana caleg harus mampu membuktikan kiprahnya di masyarakat dengan mengawal dan memperjuangkan aspirasi di parlemen nantinya.

“Peranan kaum perempuan kini tidak lagi sebagai pelengkap 30 persen keterwakilannya di parlemen, namun lebih dari itu persoalan kaum perempuan yang semakin kompleks berharap dapat menjadi fokus kebijakan pemerintah daerah dan legislatif dalam melahirkan Undang-undang dan kebijakan yang pro perempuan,” pungkasnya. (dns)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru