BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 9 Des 2018 03:50 WIB ·

Hebat! Program Wifi Gratis Caleg PKS Tri Mulyaningsih Jadi Magnet Pemilih Kaum Emak emak Milenial


 Hebat! Program Wifi Gratis Caleg PKS Tri Mulyaningsih Jadi Magnet Pemilih Kaum Emak emak Milenial Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ngobar alias ngopi bareng Calon Anggota Dewan Dapil 6 Bekasi Barat-Medansatria, Tri Mulyaningsih dilaksanakan pada Sabtu (8/12/2018) di Jalan Bintara Jaya I Blok Masjid No.2A, RT.2/RW.3, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Ngobar ini sekaligus juga kegiatan pendalaman Character Building dan Sharing menuju Pemilu 2019.

Menurut Tri, Ngobar ini penting karena pertama nilainya silaturahmi. Untuk bertemu dan sharing dengan relawan dan masyarakat, kata dia, pastinya butuh sarana sehingga akan terbangun kedekatan.

“Relawan emak-emak sukanya yang asyik-asyik. Makanya kita buat ngopi bareng,” ujar Tri.

Peserta yang datang berjumlah hampir 200 orang. Dan Tri mengaku timsesnya lebih banyak kaum ibu. Emak-emak millenial.

Kata Tri, sejak awal dirinya dicalonkan, yang terpikirkan adalah bahwa ini amanah dari partai untuk mengemban amanah suara konstituen. “Insya Allah saya bisa menjalani ini. Namun alhamdulillah-nya banyak dukungan dari banyak pihak,” jelasnya.

Menurutnya yang agak sukar di lingkungannya adalah kedekatan dengan masyarakat terutama dengan emak-emak millenial ini karena secara gaya pun sudah berbeda.

“Gagdet itu sudah jadi kayak makanan sehari-hari,” ujarnya.

Oleh karena itu salah satu program yang akan diluncurkannya nanti adalah WiFi gratis.

“Mereka senang. Karena orang sekarang memang butuh eksis, ya. dan menjadi menarik karena saya perempuan, saya diuntungkan, karena saya bisa masuk ke wilayah emak-emak, saya bisa punya banyak kreativitas ke arah keperempuanan,” tuturnya kemudian.

Tri melanjutkan bahwa secara jumlah kaum perempuan ini sangat besar. Kalau tidak punya wakil di parlemen akan sulit menyuarakan aspirasi para perempuan.

“Politik bagi perempuan ini wajib. karena kalau kita tidak terjun ke sana sementara di sana butuh banyak peran perempuan,” imbuhnya.

Di pemerintahan pusat saja, kata Tri masih didominasi aleg laki-laki, sehingga angka 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen itu rasanya masih minim.

“Banyak kasus tentang keperempuanan, kasus yang menimpa ibu-ibu, dan itu hanya bisa dipahami oleh wakil perempuan. Sejauh ini yang saya sampaikan bahwa saya mewakili suara perempuan. saya siap menampung aspirasi,” ujarnya.

Ke depan, kata Tri, karena selama ini dirinya juga bergelut di bidang bisnis, maka pihaknya akan melatih pelatihan bisnis sekitar 4000-an emak-emak mandiri di Bekasi Barat. (dns)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru