BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 3 Nov 2018 11:12 WIB ·

Jimly Setuju ICMI Kota Bekasi Ajak Dialog Ormas Islam Terkait Kasus Bendera Tauhid


 Jimly Setuju ICMI Kota Bekasi Ajak Dialog Ormas Islam Terkait Kasus Bendera Tauhid Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Terjadinya kasus pembakaran bendera tauhid di Garut menimbulkan bentrok antar umat Islam. Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie sempat berpesan kepada Cendekiawan Muslim Kota Bekasi mengenai hal ini. Menurutnya sebagai Cendekiawan kita harus bisa mengayomi dan menengahi apa yang terjadi pada umat.

“Jangan sampai kita terbawa emosi. Cendekiawan itu berbeda dengan orang-orang biasa. Kita harus bisa mengayomi dan menengahi mereka. Agar tidak terjadi perang sesama umat Islam,”katanya di Asrama Haji, Sabtu (03/11/2018).

Saya, kata Jimly Asshiddiqie, apresiasi apa yang dilakukan Jusuf Kalla. Ia bersikap cepat saat mendengar kasus ini terjadi.

“Karena saya melihat sepertinya kita di adu domba karena ini,”katanya.

Kasus pembakaran bendera tauhid juga sama seperti dulu saat adanya Nasakom. Mereka yang mendukung Nasakom ya itu ormas yang sama (NU).

“NU dibawah KH Wahab Hasbullah, pada era Demokrasi Terpimpin bergabung dengan koalisi NASAKOM. Alasan NU saat itu, keberadaan PKI di pemerintahan Sukarno harus dikawal supaya tidak mendominasi kebijakan Sukarno,”katanya.

Begitu juga dengan kasus ini, saya lihat, kata Jimly, juga hal yang sama terjadi.

“Bendera yang dibakar itu menurut penuturan polisi adalah bendera HTI. Jadi seharusnya umat Islam jangan marah karena ini. HTI sudah dibubarkan oleh pemerintah, jadi untuk apa emosi,”katanya.

Meski demikian, Jimly sangat setuju ketika salah satu pengurus ICMI Kota Bekasi ingin mengajak dialog Ketua umum GP Ansor Yaqut Cholil Qaumas.

“Kalau saya sarankan ke PBNU Pusat saja, nggak usahlah ke Garut. Bisa ketemu dengan Ketua PBNU, Said Aqil Siradj. Undang juga ormas yang lain. Kita ajak mereka dialog. Inilah peran cendekiawan yang sebenarnya,”katanya. (i)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru