BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Mar 2018 17:33 WIB ·

Pemkot Bekasi Nyatakan tak Ada Telur Palsu Beredar


 Pemkot Bekasi Nyatakan tak Ada Telur Palsu Beredar Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Fenomena telur palsu sempat viral di Indonesia beberapa hari terakhir. Masyarakat sendiri masih merasa khawatir akan kebenaran peredaran telur tersebut di pasaran. Namun Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pertanian dan Perikanan menegaskan bahwa isu adanya telur palsu itu tidak benar.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Satia Sriwijayanti saat ditemui di kantornya, Kamis (22/3/2018) mengatakan, tidak pernah ada telur palsu di Indonesia, apalagi di Bekasi. Tia menjelaskan kemungkinan telur yang dianggap palsu itu adalah telur lama. Karena ada perbedaan mendasar di antara keduanya.

“Kita harus membedakan telur baru dan lama. Telur baru itu di antara cirinya adalah kuning dan putihnya masih kental. Sementara telur lama, kuning dan putihnya lebih encer, kulitnya mengkerut dan kasar. Telur juga punya lapisan-lapisan, ada yang menyerupai kertas. Jadi orang jahat yang menyebarkan informasi hoax soal telur palsu,” ungkap Tia, sapaan akrabnya.

Tia melanjutkan jika memang ada telur palsu, sulit dibayangkan bagaimana cara orang membuatnya. sebab, biaya produksinya saja pasti lebih mahal.

“Sulit membayangkan orang mau membuat telur palsu. Sebab jika ditinjau dari sisi komersialnya, proses pembuatan telur palsu pasti jauh lebih mahal dibandingkan membuat seekor ayam bertelur. Kalau di Cina sumpama ada, itu khusus dikonsumsi oleh orang tertentu saja. Mungkin dia nggak bisa makan jenis protein tertentu yang ada di dalam telur asli. Harganya pun 10 kali lipat dengan telur yang asli,” imbuhnya.

Tia menyayangkan munculnya isu telur palsu ini. Mengingat berita ini sangat merugikan kalangan peternak ayam petelur, pelaku industri pangan berbahan telur, dan tentunya berdampak pada perekonomian peternak.

“Jadi, jangan ragu dengan keaslian telur ayam yang ada di pasar, karena bisa dipastikan dokter hewan telah menjamin bahan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal,” harapnya. (rvb)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru