BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 30 Sep 2018 11:25 WIB ·

IHSD Bentuk Dukungan Bagi Muslimah Berhijab di Seluruh Dunia


 IHSD Bentuk Dukungan Bagi Muslimah Berhijab di Seluruh Dunia Perbesar

International Hijab Solidarity Day (IHSD) merupakan salah satu momen yang baik bagi para muslim/muslimah di beberapa negara untuk mengampanyekan pemakaian hijab dan memberikan dukungan moriil bagi muslimah hijaber di berbagai belahan dunia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan IHSD tahun ini mengambil momentum CFD di Jakarta dan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) yang didukung oleh beberapa lembaga sebagai penyelenggaranya.

Bagi Wirianingsih, tokoh aktivis muslimah penggerak pemakaian hijab pada tahun 80-an, IHSD merupakan ajang nostalgia perjuangannya mengampanyekan pemakaian hijab bagi muslimah pada masa itu. “Ini seperti mengenang jaman dulu di tahun 80-an dimana saya menjadi salah seorang penggeraknya. Bahkan saat itu saya menjadi satu di antara dua orang mahasiswi yang berhijab di Unpad padahal saat itu penolakan terhadap pemakaian hijab masih sangat kuat,” kenang perempuan yang akrab disapa Wiwik ini.

Dalam orasinya di ajang IHSD, Wiwik menyampaikan bahwa kampanye pemakaian hijab bagi muslimah merupakan sebuah gerakan internasional yang dijamin oleh hak asasi manusia dan Indonesia sudah menjadi bagian dari gerakan internasional tersebut. Lebih lanjut Wiwik juga menyampaikan bahwa dengan memakai hijab yang tertutup dan rapi, akan membuat muslimah menjadi terhormat, mudah dikenali, bisa menjaga perilaku agar tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang tercela. Berhijabpun tak menghalangi muslimah untuk berprestasi di segala bidang. “Di ajang Asian Games yang baru lalu, banyak muslimah berhijab yang menjadi juaranya,” terang Ibu 10 anak penghafal Quran ini.

Wiwik merasa gembira karena peringatan IHSD ini diikuti dan didukung anak muda generasi milenial, baik laki-laki maupun perempuan. “Saya sangat mensupport. Anak-anak muda harus semangat, jangan ragu karena kami para orangtua akan selalu mendukung kebaikan yang dilakukan, bahkan ini merupakan pencerahan karena ternyata masih banyak anak-anak muda yang baik, berprestasi dan membanggakan Indonesia,” puji Wiwik.

IHSD sendiri terlahir dari sebuah konferensi yang diadakan di Kota London, Inggris pada tanggal 4 September 2004. Pada awalnya, IHSD diprakarsai oleh para pemeluk Islam di empat negara, yakni; Perancis, Jerman, Tunisia dan Turki. Di negara-negara tersebut para muslimah berhijab seringkali mendapat diskriminasi dan kesulitan. Oleh karena itu, IHSD sendiri memberikan penekanan pada makna kata ‘solidarity’ (solidaritas) yakni rasa senasib dan setia kawan. (*)
——–

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru