BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 28 Sep 2018 13:16 WIB ·

Gempa 7,7 SR Guncang Donggala, Penerbangan Ditutup


 Gempa 7,7 SR Guncang Donggala, Penerbangan Ditutup Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Gempa yang mengguncang Donggala mencapai 7,7 skala richter menyebabkan penerbangan ke Palu ditutup. Hal ini diungkapkan oleh Lidya, Humas Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Penerbangan ditutup, mas. Kami dari tim ACT mencoba jalan darat dari Gorontalo menuju Donggala,”katanya saat dihubungi Bekasimedia.com, Jumat (28/9/2018).

Menurut Lidya bukan hanya gempa tetapi juga tsunami.

“Ada tsunami juga mas, makanya kami bergerak langsung ke sana,”tambahnya.

Sebetulnya BMKG menyatakan gempa yang terjadi di Donggala berpotensi Tsunami. Namun, BMKG menarik kembali pernyataannya lewat akun twitter.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 7,7, tanggal 28 September 2018 pukul 17:02:45 WIB, dinyatakan telah berakhir,” ucap BMKG dalam akun Twitter-nya, Jumat (28/9).

Berdasarkan video yang diterima oleh Bekasimedia.com dari ACT, terlihat air laut menghujam ke darat menuju pusat perbelanjaan palu. Orang yang memvideokan langsung berlari ketika air bah tersebut mampir ke pusat perbelanjaan tersebut.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Posko BNPB telah mengkonfirmasi ke BPBD Kabupaten Donggala terkait dampak gempa.

“Gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Donggala, Kota Palu dan Parigi Moutong. Secara umum gempa dirasakan berintensitas sedang selama 2-10 detik. Gempa dirasakan beberapa kali karena adanya gempa susulan,”tulis Sutopo dalam rilis yang diterima Bekasimedia.com.

Gempa dirasakan sangat keras terjadi di Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala karena dekat dengan pusat gempa, tulis Sutopo, beberapa rumah roboh dan rusak akibat gempa.

“Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah,”tambahnya.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Donggala tercatat 1 orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka dan puluhan rumah rusak. Korban tertimpa oleh bangunan yang roboh. Sampai saat ini evakuasi masih dilakukan oleh petugas BNPB. Pendataan dan penanganan darurat masih dilakukan. (Ilham)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru