BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 11 Jul 2018 09:54 WIB ·

Kadisdik Bantah Nyatakan Warga Kota Bekasi Gaptek, ini Penjelasannya…


 Kadisdik Bantah Nyatakan Warga Kota Bekasi Gaptek, ini Penjelasannya… Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi membantah bahwa dirinya mengatakan masyarakat kota Bekasi Gagap Teknologi (Gaptek). Dirinya menyatakan terkait persoalan program PPDB online 2018 Disdik memberikan pendampingan kepada orangtua murid yang mempunyai keterbatasan dan kurang familiar terhadap sistem aplikasi PPDB berbasis online.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menyadari betul tidak semua orangtua (masyarakat) memahami cara pengisian PPDB online, oleh karenanya pihaknya memberikan layanan pendampingan ekstra kepada warga kota Bekasi yang tidak familiar dengan Teknologi Informasi (IT) dengan menyiapkan panitia di sekolah bahkan kecamatan untuk membantu mereka yang kesulitan mendaftar.

Untuk itu pihaknya merasa perlu memberikan solusi pendampingan bagi para orangtua yang ingin memasukkan anaknya ke sekolah tingkat lanjutan lewat program PPDB online.

Menurut Kadisdik solusi itu sendiri sebenarnya sudah lama dilakukan Disdik semenjak kota Bekasi membuka layanan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online awal tahun 2008 lalu.

Lebih lanjut Ali Fauzi menambahkan dirinya yang juga sebagai pelopor pelaksanaan PPDB online tahun 2008 lalu sangat memahami persoalan di lapangan, tentunya sangat bertentangan jika dirinya memberikan statemen yang justru akan bertolak belakang dengan sesuatu yang pernah ia bangun sebelumnya.

“Masyarakat kota Bekasi ini sudah sangat cerdas. Saya sebagai pelaksana program PPDB online sejak 2008 lalu mengetahui betul kondisinya. Jadi kalo muncul pemberitaan yang mengatakan warga kota Bekasi Gaptek saya sangat menyayangkan karena saya katakan itu bukan pernyataan resmi saya sebagai narasumber yang diwawancarai,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Rabu, (11/7/2018)

Ali Fauzi meminta persoalan ini tidak usah dibesar-besarkan apalagi dibawa ke ranah politik, karena saat ini sedang musim Pilkada sangat mungkin bisa ‘digoreng’ ke arah tersebut. Masyarakat sudah sangat cerdas dalam memilih dan memilah informasi baik dari surat kabar, media online maupun social media.

Untuk itu Kadisdik kota Bekasi beserta jajarannya terus melakukan upaya-upaya perbaikan sarana dan prasarana serta mutu pendidikan yang lebih baik, agar Bekasi sebagai kota Cerdas (Smart City) mampu membangun dunia pendidikan yang maju dan berkarakter. (Dns)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru