BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 4 Jul 2018 21:38 WIB ·

Pandangan Aji Ali Sabana Terhadap Pendidikan di Kota Bekasi


 Pandangan Aji Ali Sabana Terhadap Pendidikan di Kota Bekasi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pendidikan yang baik tidak hanya bisa diperoleh di sekolah tetapi dari lingkungan terdekat yaitu rumah, dari orangtua. Hal ini penting dalam rangka melahirkan generasi muda bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia.

Aji Ali Sabana, Sekretaris DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) kota Bekasi saat ditemui di RM Margajaya, Bekasi Selatan, pada Rabu, (4/7/2018) memberikan pandangannya terhadap kondisi pendidikan di Kota Bekasi.

Aji menyatakan proses pendidikan harus dimulai di rumah sebagai salah satu upaya pendekatan keluarga terhadap anak. Karena waktu belajar anak di sekolah juga berbeda-beda.

“Jadi kita bisa lihat sekolah negeri dan swasta kadang-kadang waktu belajarnya berbeda. Kalau masih ada sekolah negeri yang masuk jam 7 pulang jam 11 kira-kira anak bisa dapat apa sih? jadi akhirnya banyak waktu yang terbuang. Jika orangtua tidak bisa memberi pendidikan yang baik di rumah maka dikhawatirkan, anak-anak akan mudah terpengaruh hal-hal negatif di lingkungan sekitarnya. Sedangkan jika dibandingkan sekolah swasta, misalnya jamnya berbeda, lebih lama (full day) ditambah dengan ekstrakulikuler serta gurunya juga fokus hanya di satu sekolah,” ujar Ali. Oleh karena itu mau bagaimana pun cara dan lamanya waktu anak belajar di sekolah, kata Ali orangtua harus tetap berpartisipasi aktif agar anak tertangani dengan baik.

Ia juga memberikan saran agar Pemerintah Kota Bekasi memperhatikan nasib guru. Karena, kata dia, melahirkan pendidik yang baik berarti menjanjikan yang hasil juga berkualitas. Oleh karena itu guru juga harus punya prioritas dalam mendidik.

“Karena bangsa tidak akan pernah maju jika anak tidak diberi pendidikan yang terbaik,” katanya.

Saat ditanya mengenai prestasi anak misalnya nilai ujian banyak yang turun, hal itu kata Aji bisa disebabkan banyak faktor, salah satunya sekolah kurang maksimal dalam proses belajar mengajar.

“Contohnya, pertama, pada jam belajarnya, kedua bisa karena kurang latihan seperti tryout akhirnya karena kurang latihan, anak menjadi kurang siap, itu bisa berpengaruh, dan yang ketiga karena pengaruh teknologi (gadget) dan yang keempat orangtua”, tukasnya.

Ia berharap kerjasama yang baik dari orangtua atau orang terdekat anak agar tidak mudah terjerumus hal buruk, terutama dari pengaruh teknologi informasi.

Sementara untuk pemerintah kota Bekasi, ia berharap semoga bisa lebih memperhatikan nasib dan kesejahteraan guru sehingga guru dapat memberikan pendidikan terbaik supaya tidak ada lagi celah-celah bagi anak untuk melakukan hal yang negatif. (cj/pon)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru