BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 30 Jun 2018 03:47 WIB ·

Museum MACAN: Tempat Anak Muda Bisa Selfie Sambil Mengedukasi Diri


 Infinity mirrored room by Yayoi Kusama Perbesar

Infinity mirrored room by Yayoi Kusama

Jangankan anak-anak dan ABG, saya saja sebetulnya agak ragu saat diajak wisata ke museum. Mungkin karena pikiran ini masih sempit, ya. Kalau dengar kata museum yang tergambar adalah tempat dengan pencahayaan minim, dingin, kaku dan membosankan. Padahal, nih, museum didirikan biasanya dengan tujuan ‘mengabadikan’ sejarah masa lalu atau asal mula terjadi dan terciptanya sesuatu.

Ya katakanlah, museum adalah tempat yang sarat edukasi. Hanya, tempat ini memang jarang dipilih sebagai tujuan wisata anak-anak muda, kecuali saat school trip, study tour, kunjungan edukatif atau terpaksa ikut karena orangtuanya ternyata demen pergi ke tempat-tempat semacam itu.

Namun kali ini saya berubah pikiran tentang gambaran museum. Karena ternyata, ada museum seni Instagram-able banget di Jakarta. Museum kekinian. Namanya Museum Macan.

MACAN?

Jangan bayangkan isinya tentang seluk beluk macan (hewan) ya. MACAN sendiri adalah kependekan dari Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Nah, jelas dari namanya, tempat ini merupakan museum seni modern dan kontemporer.

Beberapa tema pameran pernah disajikan menyambut pengunjung. Seperti saat awal diresmikan ada pameran bertajuk “Bumi, Kampung Halaman Manusia”, “Kemerdekaan dan Setelahnya”, “Pergulatan Seputar Bentuk dan Isi”, serta “Racikan Global”. Nah, saat ini, museum tengah memamerkan Life is a heart of Rainbow karya Seniman Jepang, Yayoi Kusama.

Yakin Tetap Asik Walaupun Nggak Ngerti Seni?

Jangan khawatir akan merasa bosan atau melupakan momen foto-foto karena ini museum isinya karya seni. Banyak spot bagus dengan back ground yang bagus pula, kok. Eits, tapi tujuan utama ke sini tetap wisata edukasi, ya, yang bonusnya tentu saja adalah bisa selfie.

Walaupun saya nggak paham rupa-rupa seni, misal, salah satunya seni lukis, tapi masuk ke sini, kita akhirnya jadi tahu beberapa nama seniman yang selama ini mungkin masih asing di telinga kita. Intinya, mula-mula kita akan belajar menghargai karya seni, dengan menikmatinya tanpa merusaknya, tentu saja.

Sebelum digelar pameran karya Yayoi Kusama, Museum Macan juga sempat memamerkan “Seni Berubah Dunia Berubah” berisi 90 koleksi dari 70 seniman asal Asia Tenggara, Amerika, Jepang hingga Eropa milik Haryanto Adikoesoemo, sang pendiri museum.

Infinity Mirrored Room-Brilliance of The Souls itu apa?

Ruangan seperti cermin tak berbatas ini memang lagi happening banget. Seolah-olah kita tengah berada di sebuah area luas tak berbatas. Padahal ada rahasia di balik “keseolah-olahan” tersebut.

Nah, bagi Anda yang fobia gelap dan ruang sempit, saran saya hindari ruangan satu ini ya. Oh ya, ini instalasi seni ini dirancang oleh Seniman Jepang, Yayoi Kusama. Konon populer bukan hanya di Indonesia, lho.

Kok Bisa Antre?

Bisa banget! Jangan tanya, deh, antrean menuju ruangan ini ya! Bejibun! Oleh karena itu pihak museum membatasi waktu foto di dalam infinity mirrored room hanya sekitar 30 hingga 40 detik. Dan nggak bisa masuk ramai-ramai. Cukup 1 hingga 2 orang saja. Jadi selagi di dalam dengan waktu sesingkat itu, nikmatilah sepuasnya.

Dulu, sih, masih awal-awal saya ke sana, antreannya tak panjang dan tak lama (mungkin karena saya datang pagi). Harga tiketnya juga masih di kisaran Rp 50.000. Sekarang ini, seiring bertambahnya koleksi seni ditambah memang sedang memamerkan karya Yayoi Kusama serta ada perluasan area, nampaknya harga tiket juga berbeda

Ada apa lagi?

Banyak. Namun saat ini masih memamerkan sekitar 130 karya “The Queen of Polkadot”, Yayoi Kusama.

Ah, iya, di area museum juga ada Taman Apung (Floating Garden), ruang berkarya dan edukasi seni bagi pengunjung anak-anak yang dirancang oleh Entang Wiharso. Di dalamnya, unik, deh. Semacam ruangan yang dipenuhi mural. Gabungan mural dan edukasi. Pengunjung juga bisa berkreasi di sini.

Lokasi Museum di mana?

Lokasi Museum Macan cukup strategis, saya kira. Berada tak jauh dari pintu tol Kebon Jeruk. Sehingga bisa dengan mudah diakses dari segala penjuru. Lengkapnya museum yang resmi dibuka pada 3 November 2017 ini berlokasi di Wisma AKR lantai 5, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Mumpung masih liburan sekolah, nih, yuk ajak keluarga Anda wisata edukasi seni di Museum ini! Museum buka setiap Selasa hingga Minggu pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

pengirim: Ani R

Artikel ini telah dibaca 231 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru