BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 5 Jun 2018 07:00 WIB ·

BPJS: Kartu Sehat Bekasi Over Budgeting


 BPJS: Kartu Sehat Bekasi Over Budgeting Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Jaminan Kesehatan Kartu Sehat Bekasi yang saat ini dijalankan Pemkot Bekasi dan menjadi andalan kampanye calon walikota petahana Rahmat Effendi ternyata sudah over budgeting. Hal ini disampaikan oleh perwakilan dari BPJS Kota Bekasi, Dr Erwin saat dialog, “Masa Depan Jaminan Kesehatan Kota Bekasi” yang diselenggarakan Aliansi Mahasiswa Peduli Bekasi di Aula Yayasan Bani Saleh, Jl RA Kartini No. 66, Margahayu Bekasi Timur, Senin (5/6/2018).

“Kartu sehat Bekasi itu udah over budgeting. Anggarannya sudah habis,” kata Erwin.

Bahkan ia menyangsikan pelayanan Kartu Sehat Bekasi bisa diteruskan hingga akhir tahun anggaran 2018. “Yang jadi pertanyaan apakah kartu sehat itu akan diteruskan sampai 31 Desember 2018 atau tidak,” katanya.

Seharusnya, menurut Erwin, Pemkot Bekasi fokus pada BPJS. Mendaftarkan warga masyarakat pada BPJS Kesehatan sesuai dengan undang-undang.

“Karena ini telah ditanggung oleh pemerintah. Sekarang kan daftarnya mudah, bisa lewat aplikasi android, Kecamatan dan kelurahan sudah ada orang kami. Jadi tidak perlu datang ke kantor BPJS,”katanya.

Menurutnya di BPJS ada beberapa sistem. Pertama mereka yang daftar dari BPJS karena memang tidak mampu. Kedua, mereka bayar sendiri, ketiga ada yang dilindungi dari pemerintah daerah.

Sayangnya dalam seminar ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati tidak bisa datang. Permasalahan kartu sehat masih dalam tanda tanya. Namun, dari seminar ini dapat disimpulkan seperti yang dikatakan Erwin dari BPJS dan Doni dari Kementerian Kesehatan bahwa Kartu Sehat Bekasi harus diintegrasikan dengan BPJS mengingat secara aturan Undang-undang tidak ada aturan yang mengatur daerah boleh mengelola kesehatan masyarakat di daerahnya.

“Jika kartu sehat tetap dilanjutkan akan menjadi polemik di masyarakat,” pungkas Erwin. (ham/eas)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru