BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 4 Jun 2018 14:07 WIB ·

Ramadhan Festival SMP Daya Utama: Cegah Generasi Muda dari Sesat Pikir ‘Zaman Now’


 Ramadhan Festival SMP Daya Utama: Cegah Generasi Muda dari Sesat Pikir ‘Zaman Now’ Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pesantren Kilat bertajuk Ramadhan Festival ‘Feel the Miracle of Ramadhan’ berlangsung di SMP Daya Utama, Jl. Raya Mustikajaya No. 24, Mustikajaya, Tambun Selatan, Bekasi. Festival tahun kesembilan ini berlangsung selama empat hari sejak Senin (4/6/2018).

Syahrul Ibnu Rayhan, Ketua pelaksana Pesantren Kilat Ramadhan Festival ke 9
Dari MA Khusnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat menyatakan awalnya kegiatan ini akan dipusatkan di satu sekolah karena terpisah konsep antara laki-laki dan perempuan. Hanya, karena satu dan lain hal akhirnya festival digabungkan di satu sekolah.

Acara diisi dengan ragam kegiatan mulai dari hiburan Islami, malam bina iman taqwa (mabit) hingga pemberian materi-materi wawasan keislaman, seperti tentang akhlak, sholat sunnah hingga materi Ghazwul Fikri (perang pemikiran).

“Kita pilih materi yang bisa dilaksanakan oleh mereka, yang tidak asing, yang biasa dilakukan,” kata Syahrul.

Untuk materi Ghazwul Fikri atau perang pemikiran sendiri, Syahrul menyatakan sangat cocok dengan era digital ini karena banyak hal buruk yang bisa menjerumuskan anak muda sehingga banyak dari mereka kesulitan meraih keberhasilan di masa depan.

“Sekarang ini kita anak muda bukan lagi diperangi oleh senjata tapi oleh perang pemikiran, perang gagasan. Tujuan dari acara ini sebenarnya untuk melebarkan sayap dakwah. Menjadikan siswa-siswi (pelajar) sebagai garda terdepan membela bangsa dan negara juga agama. Apalagi karena kondisi Islam lagi banyak dihina sekarang, makanya ini ada agar anak muda bangkit,” ungkap Syahrul.

Acara yang diikuti oleh sekitar 150-an peserta ini merupakan program dari para pengurus dan pelajar MA Khusnul Khotimah Kuningan. Di mana ada 17 kontingen yang tersebar hampir di seluruh Indonesia ingin membawa pesan-pesan damai Ramadhan dengan kegiatan semacam itu, hanya dengan konsep berbeda.

Syahrul berharap kedepan antusiasme pelajar bertambah, disertai dukungan dari orangtua masing-masing. Ia juga berharap pelajar zaman sekarang bisa berusaha menjauhi segala bentuk kemaksiatan karena hanya akan merusak jiwa dan masa muda mereka saat ini.
(dns)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru