BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 11 Mei 2018 23:32 WIB ·

Politisi PAN Minta 212 Tidak Ikut Campur Pilkada Bekasi Ini Tanggapan Novel Bamukmin


 Politisi PAN Minta 212 Tidak Ikut Campur Pilkada  Bekasi  Ini Tanggapan Novel Bamukmin Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Seperti dikutip dari kabarbekasi.net, menurutnya Alumni 212 jangan ikut campur karena komposisi calon di Pilkada Kota Bekasi yang sama-sama muslim. Ia juga menyatakan menjadi bagian dari 212 dan wakil dari Ormas Islam. Tak sampai disitu, Abdul Muin Hafidz juga menyebutkan dirinya tidak akan tinggal diam terhadap pergerakan Alumni 212 di Bekasi.

“Jadi kalaupun di PIlkada DKI Jakarta, mereka (alumni 212-red) berhasil menanamkan pengaruhnya, di Kota Bekasi jangan coba-coba. Karena bagaimana pun, kita tidak akan tinggal diam,” ujarnya seperti dikutip dari kabarbekasi.net.
Menanggapi pernyataan ini Novel Bamukmin dari Persaudaraan Alumni 212 angkat bicara. Menurut orang dekat Habib Rizieq Shihab ini, Abdul Muin Hafidz gagal paham dalam masalah agamanya sendiri dan ucapannya berbahaya karena mengandalkan hawa nafsu semata.

“Harusnya sebagai anggota atau pengurus ormas Islam pemahaman agamanya harus baik dan bertanggung jawab dalam berbicara. Jangan dangkal seperti itu. Seharusnya menyampaikan kewajibannya sebagai orang Islam menyampaikan ayat ayat Allah dan hadis nabi berkenaan dengan politik karena islam didalam Alquran mengajarkan kita untuk wajib berpolitik atas perintah Allah didalamnya ayat-ayatnya . Yang didalam Al qur’an kurang lebih ada dua puluh tiga ayat tentang politik. Ini perlu dipertanyakan keimanan orang ini yang mengenyampingkan ayat ayat Allah demi untuk kepentingan pribadi. Saya berharap agar orang ini mendapat hidayah dari Allah agar tobat tidak mendukung atau bersekongkol dengan partai yang mendukung si penista agama dan mengkriminalisasi ulama dan mendukung kemungkarannya,” ujar Novel Bamukmin kepada bekasimedia.com pada Jumat (11/5/2018).

Novel Bamukmin juga bingung kenapa Abdul Muin Hafidz menjual nama ormas Islam untuk kepentingan pribadinya. “Saya yang bukan anggota partai dan ormas tersebut saya mengikut Bapak Prof Dr Amin Rais sebagai ketua dewan penasihat Persaudaraan Alumni 212 dan saya selaku Humasnya , artinya orang ini telah menyimpang dari agamanya dan ormasnya. Ini sangat mengerikan bisa termasuk kedalam orang orang munafik , fasik dan dzolim yang menurut surat At taubah ayat 84 haram disholatkan jenazahnya kalau tidak tobat dalam mendukung partai partai dan calon walikota pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama. Kita berlindung kepada Allah dari kemunafikan , kefasikan dan kedzoliman ini . Naudzu billahi min zalik,” katanya.

Berbicara tentang kepemimpinan, Novel Bamukmin menegaskan pemimpin tidak cukup KTP nya Islam saja, karena umat Islam harus memilih pemimpin yang beriman dan bertaqwa serta tunduk patuh pada perintah Allah dan menjauhi larangannya.

“Insya Allah kami sebagai mubaligh/ustadz juga umat islam yang berada dalam alumni 212 akan berjuang menyampaikan dakwahnya agar umat islam tidak salah pilih memilih pemimpin mana pemimpin yang haram kita dukung dan mana yang wajib kita dukung sesuai tuntunan syariat agama Islam dan insyaAllah dengan terpilihnya nanti pemimpin yang beriman dan bertaqwa menjadi kunci untuk berkahnya negara ini menjadi negara baldatun toyibatun wa robun gofur. Akan tetapi kalau yang terpilih walikota dzolim yang mendukung penista agama , kriminalisasi dan diduga mendukung pembangunan gereja liar yang tidak sesuai dengan peruntukan dan melanggar konstitusi maka kita berlindung kepada Allah agar bala musibah karena disebabkan kemungkaran itu tidak menimpa kepada kita , Aamiin Ya Robal Alamin,” tegasnya.

Terakhir, Novel Bamukmin mengimbau masyarakat Kota Bekasi untuk memilih calon walikota yang bertaqwa dan menyerap aspirasi umat Islam. “Ini mau Bulan Ramadhan, saya memohon maaf lahir bathin. Pilihlah calon walikota yang bertaqwa, pro kepada umat Islam dan cinta kepada ulama,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru