BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 3 Mar 2018 02:00 WIB ·

Dompet Dhuafa Kucurkan 1 Miliar Sukseskan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Keluarga


 Dompet Dhuafa Kucurkan 1 Miliar Sukseskan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Keluarga Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Koordinator Program Dakwah Dompet Dhuafa, Imam Al Faruq mengatakan Dompet Dhuafa melalui program Grameen Bank Syariah sejak tahun 2014 lalu telah menggulirkan dana sebesar 1 miliar untuk mendukung sekitar 1400 peserta program pemberdayaan keluarga melalui Yayasan Ukhuwah kota Bekasi.

 

Program pemberdayaan ekonomi kaum ibu yang dipelopori oleh Yayasan Ukhuwah lewat program Pro Ibu ini berbasis kecamatan. Dan untuk kota Bekasi sebarannya difokuskan di 4 kecamatan dari 12 kecamatan yang ada. Hal itu ia katakan kepada awak media di di tengah tengah acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Syariah Ukhuwah Pro Ibu Tahun 2018 di Aula Asrama Haji, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu 928/2/2018).

 

“Dompet Dhuafa sejak 2014 menjadi support Yayasan Koperasi Syariah Ukhuwah program Pro Ibu dengan support dana senilai 1 miliar rupiah untuk mengcover sekitar 1400 orang di tahun 2014 dan kini di tahun 2018 pesertanya sudah mencapai 2750 orang peserta. Jadi dari 2750 orang peserta itu yang di support oleh Dompet Dhuafa dengan nilai dana 1 miliar ada 1445 orang yang tersebar berbasis di kecamatan Pondok Melati, Pondok Gede, Jatisampurna dan sekitarnya,” ujarnya.

Menurut Imam Al Faruq kegiatan program Pro Ibu merupakan pilot project pertama untuk model program menggunakan Grament Bank Syariah untuk Dompet Dhuafa, di mana sebelumnya juga sudah memiliki program Masyarakat Mandiri yang juga dijalankan di berbagai wilayah. Namun kata Imam, untuk yang sudah diintegerasikan program sosial dan dakwah berbasis komunitas salah satunya yang ada di Kota Bekasi.

 

Lebih lanjut Imam menambahkan, “Berdasarkan laporan yang kami terima selama ini dari sebanyak 1400 orang peserta penerima manfaat dari Dompet Dhuafa hampir 10 persen (140 orang) dari anggota sudah menggunakan modal tersebut untuk usaha, sisanya 90 persen mereka masih dalam tahap pembinaan untuk kemudian disiapkan menjadi pengusaha.”

 

Dompet Dhuafa sendiri berkonsentrasi mengikat keluarga sebagaimana program andalannya, fokus bagaimana membangun muslimah mandiri dalam sebuah keluarga serta memiliki izzah (harga diri) untuk mengajak suami dan anak-anaknya paling tidak untuk kembali ke rumah dan mengaji, karena konsen Dompet Dhuafa sendiri pada dimensi dakwah.

Dompet Dhuafa ingin mengajak kaum ibu sebagai agen perubahan, dia juga selain mempunyai kemampuan berwirausaha untuk membantu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga juga memiliki izzah untuk mengajak keluarganya. “Jadi selain mereka diajarkan berkoperasi, bermuamalah, juga diajarkan berasmaul husna, diajarkan juga bagaimana memahami dasar dasar thoharoh (bersuci), bagaimana seseorang itu harus bersih, rajin, menjadi teladan keluarga, menyekolahkan anak,” katanya.

 

Program ekonomi awalnya sebagai pintu pembuka tapi kemudian, kata Imam, konsen DD lebih kepada substansi bagaimana keluarga bisa lebih baik, sejahtera, juga berakhlak mulia melalui peran serta sebagai seorang ibu, “dengan kata lain Ketahanan keluarga, ketuhan keluarga dan pendidikan anak menjadi tolak ukur kami dalam menciptakan ibu sebagai agen perubahan dalam unit terkecil keluarga melalui program Pro ibu,” imbuhnya.

 

Dompet Dhuafa di tahun ini (sejak 2014-2018) masih mengevaluasi nilai dana yang digulirkan sebesar 1 miliar, sudah berjalan selama 3 tahun (2014-2016), “Sedangkan 2017 masa kami ingin melihat bagaimana progresnya, lalu kemudian 2018 kami juga ingin melihat bagaimana program Amazing Muslimahnya dan kami juga sudah komunikasikan dengan pimpinan Yayasan Ukhuwah bahwa sebanyak 2750 anggota program Pro Ibu nantinya akan menerima manfaat program sosial dakwah dari Dompet Dhuafa. Karena kami adalah lembaga sosial dan justru ini adalah hak mereka dan kami akan berikan kepada mereka secara cuma Cuma,” sambung Imam.

 

Dompet Dhuafa berharap kepada masyarakat Kota Bekasi khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya yang juga selaku donatur Dompet Dhuafa untuk senantiasa mendoakan bersama menyukseskan program Pro Ibu dan pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga di wilayah kota Bekasi. (Dns)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru