Ternyata Tugas Kader Posyandu Di Bekasi Lebih Berat

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Opini · 15 Jan 2015 18:49 WIB ·

Ternyata Tugas Kader Posyandu Di Bekasi Lebih Berat


 Ternyata Tugas Kader Posyandu Di Bekasi Lebih Berat Perbesar

image

Bekasimedia – Kamis (15/1/15), Ternyata tugas kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di kota Bekasi lebih berat daripada daerah lainnya. Kini, Posyandu di kota Bekasi tidak hanya mengurusi kesehatan bayi dan balita tetapi juga merambah bidang lainnya, dari urusan kakek-nenek lanjut usia hingga pemberdayaan fakir miskin.

“Kalau dulu, cuma nimbang balita aja. Sekarang jadi banyak kerjaannya. Ada Bina Keluarga Lansia, remaja sampai pemberdayaan fakir miskin. Semua ditangani Posyandu.” Ucap Hanifa (30) kader posyandu RW 18 Pengasinan, Rawa Lumbu.

Dapat Gaji, Kader Posyandu Di Bekasi Makin Semangat

Kader Posyandu kini makin semangat dalam bekerja dengan adanya gaji dari walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

“Walikota memberikan insentif sebesar 200.000 perbulan tapi turunnya per 6 bulan melalui Bank BJB langsung ke nomer rekening masing-masing,”  ujar Asnah (48) selaku Ketua Posyandu di Pengasinan Rawalumbu yang ditemui saat peresmian kantor sekretariat RW 18 Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawa Lumbu Kota Bekasi, kamis (15/01).

Kader Posyandu bersyukur karena pemerintah kota Bekasi kini memberikan insentif bagi kader. Dengan kerja yang cukup banyak, insentif seakan menjadi uang lelah. (ris)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Rekonstruksi Penanganan Fakir Miskin di Indonesia: Mengganti “Bantuan” dengan “Kemandirian”

18 Maret 2026 - 13:12 WIB

Kosmetik Ilegal di Etalase Digital: Cantik Sesaat, Rusak Selamanya

10 Maret 2026 - 17:56 WIB

Ekonomi Kita Tumbuh, Tapi Siapa yang Benar-benar Merasakan?

29 Januari 2026 - 08:37 WIB

Ketika Rentenir Lebih Dekat daripada Negara

27 Januari 2026 - 10:43 WIB

Surat Terbuka untuk Presiden Republik Indonesia, Saatnya Tobat Ekologis

1 Januari 2026 - 15:52 WIB

Mengapa Anak Sulit Mengungkapkan Pikiran? Perspektif Neuropsikolinguistik

23 Desember 2025 - 14:36 WIB

Trending di Opini