BEKASIMEDIA.COM PHK Meluas karena Produk AS Bebas Tarif, Partai Buruh Desak Pemerintah Lindungi Kedaulatan Ekonomi

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Ekonomi · 18 Jul 2025 10:27 WIB ·

PHK Meluas karena Produk AS Bebas Tarif, Partai Buruh Desak Pemerintah Lindungi Kedaulatan Ekonomi


 PHK Meluas karena Produk AS Bebas Tarif, Partai Buruh Desak Pemerintah Lindungi Kedaulatan Ekonomi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, memperingatkan potensi meluasnya pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat kebijakan pemerintah yang membuka keran masuk produk Amerika Serikat tanpa tarif. Menurut Iqbal, kebijakan ini membuat produsen lokal dan UMKM tidak mampu bersaing, sehingga PHK akan meluas.

“Produk Amerika masuk dengan tarif nol persen, sementara ekspor kita ke Amerika tetap dikenai tarif 19 persen. Ini seperti mendapat double uppercut yang mengancam kedaulatan ekonomi nasional,” tegas Iqbal dalam keterangannya Jum’at (18/7/2025).

Penurunan tarif impor dari Amerika Serikat dari 32 persen menjadi 19 persen dilakukan dengan syarat Indonesia harus menghapus tarif masuk produk AS. Dampaknya, produk Amerika masuk bebas hambatan, memukul industri dalam negeri. Iqbal memperkirakan gelombang PHK bisa mencapai 40 ribu buruh dalam tiga bulan ke depan.

Selain itu, situasi makin diperparah dengan banjir produk murah Tiongkok yang beralih ke pasar Indonesia akibat tarif tinggi Amerika. Kombinasi produk AS dan Tiongkok yang murah akan menjerat industri lokal dalam tekanan berat.

Iqbal mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menghentikan praktik liberalisasi perdagangan yang merugikan pekerja dan industri nasional, serta menegakkan kedaulatan ekonomi. Dia juga menagih janji pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PHK yang belum terealisasi meski sudah diinstruksikan.

Sebagai respons, Partai Buruh dan KSPI akan menggerakkan ratusan ribu buruh melakukan aksi nasional pada awal Agustus menolak PHK massal dan menuntut perlindungan nyata bagi pekerja dan industri dalam negeri.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Kadin Jabar: Kadin Kota Bekasi Harus Jadi Rumah Besar Pengusaha

7 Mei 2026 - 13:08 WIB

Tagline ‘Satu Kadin’ Menguat, Mukota Bekasi Diikuti Calon Tunggal

23 April 2026 - 21:38 WIB

DPR Ingatkan Risiko Coretax Hambat Wajib Pajak

9 April 2026 - 14:14 WIB

Mukota Bersejarah, Kadin Kota Bekasi Akhiri Dualisme dan Siap Pilih Ketua Baru

26 Februari 2026 - 15:41 WIB

112 Pengurus Masjid Ikuti Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi oleh ICMI Bekasi

18 November 2025 - 12:43 WIB

Koperasi Jasa Pekerja Pensiun Indonesia Meluncurkan Program Kerja Strategis 2025-2030

8 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Trending di Ekonomi